Lomba Tari Likurai Kreasi Lahirkan Penari-Penari Muda Berbakat
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kodim 1605/Belu menggelar lomba seni tari Likurai kreatif yang berlangsung di lapangan hitam Makodim 1605/Belu wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL, Senin (28/6/2021).
Lomba seni tari Likurai dalam rangka Komunikasi Sosial Kreatif (Komsos Kreatif) Semester I Tahun 2021 bertajuk Membentuk Sumber Daya Manusia Kreatif, Inovatif dan Adaptif.
Kegiatan sebagai upaya menjaga, melestarikan dan mewariskan budaya leluhur kepada generasi muda diikuti peserta dari tingkat RT/RW, Kelurahan Tenukiik, Kecamatan Kota.
Kasdim 1605/Belu Mayor Inf Ery Ninu ketika membuka acara ini mengatakan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan bisa terus memupuk persatuan, kesatuan, dan solidaritas antar warga dan TNI di wilayah Belu perbatasan Indonesia dengan Negara Timor Leste.
“Kegiatan ini dilaksanakan semata-mata agar terjalin hubungan yang harmonis antara TNI dengan warga masyarakat,” kata dia.
Sementara itu, Pasiter Kodim 1605/Belu Kapten Inf Alex Bessie menyampaikan ini merupakan kegiatan program dari Komando Atas yaitu kegiatan komsos kreatif.

Kegiatan komsos kreatif ini dilaksanakan setahun dua kali yaitu pada semester I dan semester II dan yang dilaksanakan hari ini adalah kegiatan komsos kreatif pada semester I dalam bentuk lomba tari kreasi likurai, yang dimana tari likurai ini adalah budaya lokal di Kabupaten Belu.
Selain melaksanakan kegiatan program dari Komando atas, tujuan dari lomba tari kreasi likurai ini adalah untuk membantu memelihara pemerintah dan masyarakat dalam melestarikan budaya seni lokal khususnya tari likurai dari daerah Belu.
“Perlu dikembangkan kepada para generasi muda sehingga budaya seni tari likurai ini tetap terjaga,oleh karna itu para pesertanya kita ambil dari para generasi muda,” ucap Alex kepada media usai giat.
Lebih lanjut dikatakan bahwa untuk rencana semester dua nanti pada kegiatan komsos kreatif masih tetap menyangkut budaya dan akan dilaksanakan lomba tari tebe kreasi yang juga merupakan masih budaya Kabupaten Belu yang akan dilaksanakan pada sekitar bulan Oktober atau November mendatang.
Diketahui, tim juri lomba dari dinas Pendidikan dan Kebudayaan Belu dan Dinas Pariwisata Kabupaten Belu, Rainer M Koly, Fidelis Mali Bere dan Cindy Manisa H.
Hasil lomba, tim menetapkan Juara I diraih peserta dari RW 03, Juara II RW 06, Juara III RW 04. Juara harapan RW 02 dan penari Likurai terbaik pilihan juri dari RW 06 atas nama Nona Ita Kitu.

