Pekerja Proyek Kampus UNHAN di Belu Positif Covid-19 Bertambah Jadi 37 Orang

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Satgas Covid-19 Kabupaten Belu melakukan tracing atau penelusuran terhadap para pekerja proyek pembangunan Kampus Poltek Universitas Pertahanan (UNHAN) di Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL.

Dari hasil tracing penyebaran virus corona-19 pekerja proyek Kampus UNHAN bertambah menjadi 37 orang terpapar positif Covid-19 dari 30 orang pekerja sebelumnya setelah dilakukan swab antigen oleh tim Gugus Tugas Covid-19 pada Jumat kemarin.

“Sebanyak 30 pekerja proyek pembangunan Kampus Unhan positif Covid-19. Tadi malam bertambah 37 orang positif Covid-19,” terang Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Belu, dr. Agus Taolin disela-sela peresmian Kopdit Swastisari Cabang Belu, Sabtu (19/6/2021).

Dijelaskan, tujuh orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 diantaranya pekerja proyek dan keluarga pekerja yang kontak erat, tinggal di Kelurahan Umanen dan Desa Manleten.

“Keluarga pekerja yang terkonfirmasi ini sudah kontak dengan warga di luar, ada yang belanja ke Jabal Mart, ada juga yang ke pasar. Karena itu, warga tetap waspada, patuhi Protokol Kesehatan,” pesan Taolin.

Lanjut Bupati Belu itu, warga dihimbau untuk batasi aktifitas di luar, jauhi kerumunan orang banyak, selalu memakai masker dan selalu mencuci tangan dimana saja berada.

Diberitakan sebelumnya, Sebanyak 30 pekerja proyek pembangunan Kampus Poltek Universitas Pertahanan (Unhan) di Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19.

Temuan pekerja pembangunan terpapar Covid-19 dari hasil pemeriksaaan swab antigen kepada 276 orang oleh Satgas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten dan Puskesmas Ainiba bertempat di lokasi proyek, Jumat (18/6/2021).

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa, 30 pekerja proyek pembangunan Kampun Unhan yang terpapar positif Covid-19 terdiri dari 24 orang tenaga kerja pendatang dan 6 orang tenaga kerja lokal.

Secara keseluruhan, total para tenaga kerja Kampus Poltek Unhan berjumlah 317 orang. Pekerja yang telah melaksanakan Swab antigen berjumlah 276 orang. Sementara yang belum Swab Antigen berjumlah 41 orang.

“Iya betul sudah di isolasi, dan dalam pengawasan. Kita terus melakukan tracing terhadap pekerja yang kontak erat,” kata Taolin.