Polemik Teko, Fraksi Gerindra Desak Pimpinan DPRD Belu Gelar RDP Dengan Pemkab

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Sekretaris Fraksi Gerindra, Agus Pinto mendesak pimpinan DPRD Belu untuk segera mengundang Pemerintah Kabupaten Belu guna didengar penjelasan soal polemik perekrutan Tenaga Kontrak (Teko) tahun 2021 lalu.

Pinto yang dihubungi media, Jumat (28/05/2021) menilai terdapat permainan sejumlah oknum pejabat yang menitipkan sanak keluarganya, atau kerabatnya untuk direkrut menjadi Teko lingkup Pemerintah daerah Belu.

Persoalan itu mengakibatkan terjadinya tumpang tindih dimana ada temuan tenaga hinorer yang sudah mengabdi di atas lima tahun tapi honorer tersebut tidak diangkat sebagai Teko Daerah.

Sementara itu ada temuan di sejumlah SKPD Belu ada Teko daerah yang baru direkrut dimana selama ini belum pernah mengabdi, sedangkan ada Teko yang telah lama mengabdi tidak di rekrut ulang.

“Kita tetap mengejar pimpinan DPR Belu untuk menggelar RDP dengan pemerintah untuk didengari penjelasannya khusus mengenai Teko entah itu dari Bupati, Wakil Bupati maupun pimpinan OPD terkait tapi sampai hari ini pimpinan belum melaksanakan tugasnya,” kata Pinto.

Terpisah Ketua DPRD Belu Junior Manek Seran yang ditemui di ruang kerjanya menuturkan bahwa sejauh ini pimpinan DPR Belu masih menelaah usulan dari Fraksi Partai Gerindra dan dalam waktu dekat,pimpinan DPRD Belu akan segera bersurat ke pemerintah untuk di gelar RDP terkait polemik Teko.

“Ada surat yang masuk dari Fraksi Gerindra karena mereka melihat adanya hal-hal yang tidak sesuai dengan mekanisme perekrutan Teko. Mereka minta untuk segera dilalukan revisi terhadap SK Teko daerah tahun 2021,” terang dia.

Tegas Manek, pada prinsipnya pimpinan DPRR mendukung sikap partai gerindra dan dalam waktu dekat kita akan bersurat ke Pemda Belu.

Ketika disinggung adanya informasi penitipan Teko yang dilakukan sejumlah oknum anggota DPR Belu, Sekretaris Partai Demokrat itu memilih dia tidak berkomentar. Namun, dia turunkan dugaan adanya titipan oknum Dewan bisa dilihat saat RDP bersama pemerintah nanti.