Babinsa Leosama dan Warga Bersihkan Material di Jalur Utama Atapupu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Babinsa Desa Leosama Koramil 1605-02/Atapupu Serda Obet Nejo Leki bersama warga setempat membersihkan sisa material atau lumpur yang menutup badan jalan raya jalur Atambua-Atapupu, Senin (25/1/2021).

Sisa material yang menutup jalan raya pasca hujan yang turun sejak malam dikarenakan tidak ada drainase terletak di Dusun Lalori cabang Gapura KM 12 Desa Leosama, Kecamatan Kakuluk Mesak Kabupaten Belu, NTT wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL.

Serda Obet Nejo Leki mengatakan, dirinya mendapat informasi ada kejadian banjir lumpur yang menutupi badan jalan jalur Atapupu tepatnya di cabang Gapura Desa Leosama.

Selanjutnya, bersama warga setempat langsung membersihkan sisa lumpur dan batu yang menutup jalan raya. Hal itu guna menghindari kecelakaan bagi para pengemudi kendaraan yang melintas jalur tersebut.

Akibat dari uapan banjir material lumpur dan batu tersebut mengakibatkan jalan menjadi licin dan untuk aktifitas lalulintas kendaraan bermotor tetap berjalan dengan lancar namun perlu diperhatikan faktor keamananannya.

Hingga saat ini Babinsa bersama bersama masyarakat masih berada di lokasi untuk membersihkan bahan material lumpur dan batu yang menutupi badan jalan Atambua-Atapupu tersebut.

Diketahui, sesuai informasi yang berhasil dihimpun, kejadian bermula pada saat hujan deras yang turun pada malam tanggal 17 Januari. Hal itu mengakibatkan tanah yang berada di sisi kanan dan kiri jalan ikut meluap terguyur dan memenuhi badan jalan

Keesokan harinya, Babinsa Desa Leosama berkoordinasi dengan pihak proyek pembangunan Unhan Kemhan untuk membersihkan lumpur yang menutupi badan jalan dengan menggunakan eksavator sehingga akses jalan kembali normal.

Namun, pada Minggu malam 24 sampai 25 Januari 2021 hujan kembali mengguyur wilayah Kecamatan Kakuluk Mesak dan sekitarnya. Sehingga mengakibatkan kembali terjadinya luapan banjir lumpur dan menutupi badan jalan utama tersebut.

Penyebab terjadinya luapan banjir lumpur tersebut dikarenakan tersumbatnya saluran deker yang berada di depan gudang semen toko Krearif sehingga menyebabkan aliran air tidak lancar dan meluap ke bahu jalan.

Terkait dengan kejadian itu, pihak Pemerintah Desa bersama Koramil Atapupu telah membongkar deker yang berada di depan gudang semen toko Kreatif sehingga aliran air bisa lancar kembali.

Namun luapan material batu dan lumpur masih tetap memenuhi badan jalan pasca hujan dari semalam. Penyebab lainnya sehingga air masih meluap dikarenakan masih minimnya saluran drainase yang berada di kiri dan kanan jalur utama Atambua-Atapupu itu.