Posko Covid-19 Desa Tasain Beroperasi, Bupati Lay : Petugas Pastikan Warga Dari Luar Belu

Bagikan Artikel ini

Atambua, NTTOnlinenow.com – Bupati Belu Willybrodus Lay bersama tim Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 meninjau Posko Pemeriksaan Covid-19 di Desa Tasain, Kecamatan Raimanuk batas Kabupaten Belu dengan Malaka-TTU di ruas jalur Timor Raya wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL, Selasa (21/4/2020).

Tiba di lokasi Posko Pemantauan Covid-19 Desa Tasain, Bupati Willy Lay langsung memantau aktivitas petugas di hari pertama berperan. Petugas memeriksa setiap pengendara roda dua, roda empat serta para penumpang kendaraan bus AKDP yang masuk ke wilayah Belu.

Dalam peninjauan tersebut Bupati Lay didampingì Kepala BPBD Baltasar Bouk, Dinas Perhubungan, Kasat Pol PP Aloysius Fahik, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Cristoforus Loe Mau, Waka Polres Kompol Herman Bessie, personil Polri dan TNI serta Camat Raimanuk, Tarsisius Edi.

Kepada para petugas posko, Bupati Lay minta agar memastikan warga dari luar yang hendak masuk ke Kabupaten Belu wajib gunakan masker. Selain itu petugas wajib melakukan penyemprotan disinfektan pada seluruh kendaraan dari luar Belu demi mencegah penyebaran Covid-19.

Tidak saja itu, orang nomor I di Pemkab Belu itu meninjau petugas medis di posko sekaligus memeriksa kebutuhan obat-obatan, vitamin dan persediaan logistik bagi petugas yang bersiaga di posko. Diminta agar petugas Posko bersiaga selama 24 jam sehingga pemantauan terhadap orang yang datang dari luar Belu berjalan maksimal.

“Dalam beberapa waktu terakhir pelintasan cukup tinggi terutama warga Belu dari daerah pendemi Covid-19 kembali ke Belu. Karena itu petugas pada posko pemantauan Covid-19 harus berjaga selama 24 jam karen arus perlintasan orang ke Kabupaten Belu,” pinta dia.

Lanjut dia, terkait kebutuhan logistik bagi petugas posko pemantauan Covid-19 semua posko dapat mengajukan kebutuhan ekstra bagi petugas di lapangan, selain kebutuhan medis seperti logistik berupa makanan, air putih, gula, kopi, teh dan vitamin guna menunjang kinerja para petugas selama beraktivitas.

“Satgas koordinator bidang pencegahan dalam hal ini BPBD harus memikirkan kebutuhan ekstra dari para petugas posko selain kebutuhan medis dan APD. Selain itu kebutuhan makan, minum, gula, kopi, teh dan makanan ringan agar dapat menunjang kerja petugas di lapangan terlebih saat malam dan jelang subuh,” kata dia.

Sementara itu Camat Raimanuk, Tarsisius Edi menyampaikan, dalam wilayah Kecamatan terdapat dua posko pemantauan Covid-19 yakni di Desa Tasain batas Belu, Malak dan TTU, dan Posko Desa Teun perbatasan Belu-Malaka.

Dikatakan, dengan adanya posko pemantauan Covid-19, pihaknya akan lebih fokus mengawasi warga dari luar daerah yang datang ke Belu. Sejauh ini di wilayah Belu belum ada kasus yang menunjukkab positif Covid-19, karena itu kami sangat instens mengawasi mobilisasi warga.

Diketahui, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu membangun Posko Pengawasan Covid-19 di Desa Teun Kecamatan Raimanuk, Posko Motadik Kecamatan Kakuluk Mesak, Posko di PLBN Motaain di Kecamatan Tasifeto Timur dan beberapa posko lainnya yang berjumlah 10. (YB/advetorial-Dinas Kominfo Kabupaten Belu)