Ketua Pena Batas RI-RDTL Terpilih Sebagai Komisioner KPID NTT

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinneow.com – Fredrikus Royanto Bau terpilih menjadi salah satu komisioner pada Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Propinsi Nusa Tenggara Timur periode 2019-2022.

Edy akrab disapa sekaligus Ketua Persatuan Jurnalis Perbatasan (Pena Batas) RI-RDTL Kabupaten Belu terpilih bersama keenam orang lainnya sebagai Komisioner KPID NTT.

Dalam struktur KPID NTT, Edy mantan Wartawan harian Pos Kupang dipercayakan menjabat sebagai koordinator Pengawasan Isi Siaran dengan anggota Yuliana Tefbana dan Yosef Kolo.

Ketua KPID NTT periode 2019-2022, Yosef Kolo membenarkan saat dihubungi media, Selasa (26/11/2019).

Menurut Yosef, Fredrikus Bau adalah salah satu dari tujuh Komisioner KPID NTT Periode 2019-2022 yang menjabat sebagai
koordinator Pengawasan Isi Siaran.

Lanjut dia, setelah melalui proses seleksi yang terbuka untuk umum dan melalui tahapan panjang dimana sejak tahap seleksi administrasi, terdapat 70an peserta yang ikut berkompetisi, hanya 54 orang yang lolos seleksi administrasi.

“Kemudian tahapan seleksi dilanjutkan dengan uji kompetensi berupa tes tertulis dan pada tahap ini hanya terdapat 21 peserta yang lolos dan mengikuti psikotes dan wawancara,” ucap Yos.

Setelah itu melalui tahapan psikotes dan wawancara, akhirnya panitia seleksi menetapkan 14 orang peserta yang mengikuti tahapan fit and proper test di Komisi I DPRD Provinsi NTT.

Yang berhasil keluar sebagai komisioner adalah tujuh orang yakni, Yosef Kolo, yang dipercayakan sebagai Ketua merangkap anggota, Dersiana Rumlaklak dipercayakan sebagai wakil ketua merangkap anggota, Jack Lauw dipercaya sebagai koordinator Bidang Pengelola Struktur dan Sistim Penyiaran bersama Onesimus Yohanes Markus Lauta selaku anggota.

Diketahui, Fredrikus Royanto Bau dipercayakan sebagai koordinator Pengawasan Isi Siaran dengan anggota Yuliana Tefbana dan Yosef Kolo. Dua komisioner lainnya, Gasim dipercayakan sebagai koordinator kelembagaan dengan anggotanya Desiana Rumlaklak.

Panitia seleksi KPID NTT diketuai Kepala Dinas Kominfo provinsi NTT dan melibatkan berbagai unsur seperti akademisi, pimpinan KPID lama dan juga melibatkan tokoh masyarakat.