Kelangkaan BBM, Komisi I DPRD Belu Minta Pemkab Bentuk Tim Satgas

Bagikan Artikel ini

Laporan Yan Manek
Atambua,NTTOnlinenow.com-Komisi II DPRD Belu soroti kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan antrean panjang sejumlah kendaraan di SPBU di wilayah Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL.

Ketua Komisi II DPRD Belu, Mundus Manek, Kamis (22/10/2026) mengungkapkan, antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU tidak saja terjadi di pertalite tapi juga solar. Kondisi tersebut terjadi sejak tiga bulan belakangan sehingga menyebabkan kelangkaan BBM dan menggangu aktivitas lalu lintas.

Terhadap persoalan itu, dia meminta kepada Pemerintah Kabupaten Belu segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) pengawasan distribusi BBM sehingga bisa mengatasi kelangkaan dan antrean di sejumlah SPBU.

“Yang menjadi persoalan itu kenapa stoknya aman tetapi pertalite san solar sampai dengan saat ini langkah dan antrian kendaraan hampir di seluruh SPBU dari pagi bahkan sampai malam,” kata dia.

Menurut Mundus Manek pihaknya akan memberikan rekomendasi kepada pemerintah Daerah Belu dalam hal ini Pak Bupati untuk segera membentuk Satgas pengawasan BBM.

“Sehingga persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat dalam beberapa bulan yang meresahkan masyarakat bisa teratasi,” ujar dia.

Politi Partai Hanura itu tambahkan pekan kemarin Pak Bupati bersama DPRD Belu serta mitra terkait telah melakukan pertemuan guna membahas persoalan kelangkaan, antrean BBM bahkan harga eceran yang semakin meningkat.

“Mudah-mudahan akan ada surat dari Pemerintah Daerah Belu untuk rapat Forkopimda dan pihak Pertamina khusus membahas masalah BBM yang dikeluhkan masyarakat kita sehingga bisa diatasi,” ucap mantan Kades Bauho itu.

Untuk diketahui, pantauan media di sejumlah SPBU dalam wilayah kota Atambua dalam sepekan terakhir masih terjadi antrean panjang kendaraan baik sepeda motor maupun roda empat hingga roda sepuluh.