Lapas Atambua Gandeng TNI-POLRI Razia di Blok Hunian
Laporan Yansen
Atambua,NTTOnlinenow.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua gandeng Kodim Belu dan Polres Belu gelar razia gabungan insidentil di blok hunian warga binaan, Minggu (11/01/2025).
Kegiatan dalam rangka memperketat pengawasan terhadap barang-barang terlarang dilaksanakan secara serentak oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Nusa Tenggara Timur dengan melibatkan sinergi dari Aparat Penegak Hukum (APH) eksternal TNI-POLRI.
Razia yang dilaksanaikan pukul 19.30 WITA dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Atambua, Bambang Hendra Setyawan. Ditegaskan bahwa razia ini merupakan implementasi dari Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto.
“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada poin keenam, yakni memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan,” ujar Hendra.
Menurut dia, kerja sama lintas sektoral sangat krusial dalam melakukan deteksi dini. “Kehadiran rekan-rekan TNI dan Polri sangat membantu kami dalam mencegah potensi gangguan keamanan dan memastikan lingkungan Lapas tetap kondusif,” ujar Hendra.

Dijelaskan, tim gabungan yang didampingi Tim Satops Patnal Lapas Atambua langsung menyisir setiap sudut kamar hunian. Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh dan teliti selama kurang lebih dua jam.
“Kami pastikan dalam razia kali ini tidak ditemukan narkoba atau barang ilegal berbahaya lainnya. Namun, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di blok hunian, seperti korek api, botol kaca, tali, paku, silet, sendok besi, mata gurinda, obeng, gunting, hingga kabel rakitan,” jelas Gusmao. Seluruh barang temuan tersebut langsung didata dan dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkap dia.
Senada dengan hal tersebut mewakili APH TNI-POLRI, Kanit Turjawali Sat Samapta Polres Belu, Budhi Hidayat menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi mendukung langkah preventif Lapas Atambua. “Sinergitas ini sangat penting untuk memastikan Lapas tetap dalam kondisi aman dan bebas dari peredaran barang terlarang,” kata dia.
Melalui razia gabungan ini, Lapas Atambua berharap dapat terus menjaga integritas institusi serta memberikan rasa aman, baik bagi warga binaan maupun petugas, sejalan dengan arah kebijakan strategis Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

