Panen Raya Padi, Wabup Belu Ajak Semua Bersinergi Perkuat Ketahanan Pangan
Laporan Yansen
Atambua,NTTOnlinenow.com-WakilBupati Belu, Vicente Hornai Gonzales menghadiri panen raya padi di Fulan Monu, Desa Umaklaran, Kecamatan Tastim Kabupaten Belu perbatasan RI-RDTL, Rabu (20/5/2025).
Panen raya padi di lahan seluas 70 hektare binaan Babinsa Kodim Belu bersama Dansesko TNI Marsekal Madya Arif Widianto serta Pasis Sesko TNI, Pimpinan Forkopimda, dan OPD Belu sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Dalam sambutannya Wabup Belu, Vicente Hornai mengungkapkan rasa syukur dalam rangka kegiatan KKDN para Perwira Siswa Pendidikan Reguler Sesko TNI melakukan panen raya padi di Desa Umaklaran hari ini.
Dia juga bangga dan memberikan apresiasi kepada para petani, Babinsa, Babinkamtibmas serta Dinas Pertanian atas kerjasama dalam peningkatan produksi pangan di daerah perbatasan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Wabup Vicente berharap, para Pasis Sesko TNI mendapatkan pemahaman yang mendalam sebagai bekal mereka untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam menjaga keamanan dan ketahanan nasional.
“Kiranya kegiatan KKDN ini dapat memperkaya wawasan, khususnya bagi para Pasis dalam mengembangkan lingkungan strategis dan segala macam ancaman yang ada,” pinta dia.
Tambah Vicente, dari hasil kerja yang dilakukan akan menjadi bahan dan masukkan yang bermanfaat untuk mendorong Kabupaten Belu menjadi salah satu daerah dengan ketahanan daerah yang baik sebagai garda terdepan NKRI.

“Semoga kita semua bersinergi untuk memajukan negeri yang kita yang kita cintai ini menjadi kuat dalam menjaga perbatasan serta kuat dalam ketahanan pangan masyarakat,” kata dia.
Kembali Vicente berharap akan mendapat laporan exsekutif dari Pasis sebagai bahan masukan penting untuk lebih mendorong percepatan program-program pembangunan Kabupaten Belu dalam rangka mewujudkan kemajuan daerah dan masyarakat Belu.
Dengan kegiatan 2 hari KKDN di Belu, diharapkan pula para Pasis kiranya setelah dari sini mendengar pemaparan dari Kadis Pertanian bisa memberi kami satu masukan, satu rekomendasi sehingga kami dapat meningkatkan hasil produksi pertanian baik hasil sawah maupun perkebunan.
Lanjut Wabup Vicente, kiranya melalui kegiatan hari ini Bapak Dansesko TNI bisa menyampaikan kekurangan dan keterbatasan kami kepada pemerintah pusat sehingga kami bisa mendapat bantuan lebih untuk meningkatkan ketahanan pangan di perbatasan Belu.
“Kami punya luas yang banyak tetapi yang bisa dikerjakan atau yang bisa diproduksi hanya setiap 5000 hektar padahal kita punya potensi banyak dan kami sangat kekurangan air. Kami berharap Bapak Dansesko TNI bersama Pemda menyampaikan ke Pemerintah Pusat untuk kami mau membangun lagi satu bendungan guna memenuhi kebutuhan air baik untuk air baku maupun pertanian,” pungkas dia.

