Per Januari-April 2024, 88 Warga Belu Terserang DBD, 2 Meninggal Dunia
Laporan Yansen Bau
Atambua,NTTOnlinenow.com-Dinas Kesehatan Kabupaten Belu mencatat, ada sebanyak 88 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan jumlah kematian sebanyak 2 kasus sejak Januari hingga awal bulan April 2024.
Dihubungi media, Kamis (4/4) Kepala Dinas Kesehatan Belu, Ansilla Mutty mengatakan, sesuai rincian data kasus DBD pada bulan Januari ada 26 kasus terdiri dari laki-laki 14, perempuan 12 sedangkan 1 orang meninggal.
Data bulan Februari terdapat 47 kasus terdiri dari laki-laki 25 orang, perempuan 22 sedangkan 1 orang meninggal. Sementara bulan Maret terdapat 12 kasus terdiri dari laki-laki 6 orang, perempuan 6 orang dan bulan April terdapat 1 orang.
“Distribusi data kasus DBD per Kecamatan tertinggi, Kota Atambua sebanyak 31 kasus disusul Atambua Selatan 18 kasus kemudian Kakuluk Mesak 17 kasus dan Atambua Barat 12 kasus,” ujar dia.
Dari data kasus tersebut kata Mutty, perlu ditingkatkan upaya-upaya preventif dan promotif, agar bisa menekan trend kenaikan DBD. Upaya-upaya yang perlu dilakukan yaitu pemberantasan sarang nyamuk, peningkatan promosi kesehatan. (analisis menggunakan data 5 tahunan).
Sementara itu untuk rencana tindak lanjut, melakukan siaran keliling seputar informasi DBD di wilayah Kerja masing-masing Puskesmas. Melakukan penyelidikan epidemologi DBD.
Melakukan Surveilans Aktif Rumah Sakit dan melakukan sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR). Diagnosa cepat DBD dengan NS1 di Puskesmas, penanganan pasien DBD di Rumah Sakit wilayah Kabupaten Belu dan fogging fokus.
Kemudian, penaburan Abate di Tempat Penampungan Air di perumahan warga (Bubuk Abate dapat diambil di Puskesmas secara gratis). Kolaborasi lintas sektor melalui Pokja DBD Belu dan call center DBD di No 081238654568.

