Ribut Saling Larang Tak Ikut Sidang, Anggota DPRD Belu Nyaris Adu Jotos di Penutupan Paripurna
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Dua Anggota DPRD Kabupaten Belu nyaris terlibat adu jotos dalam sidang dengan penyampaian pendapat ahkir Fraksi untuk 4 Ranperda yang diajukan Pemerintah, Selasa (31/11/2022).
Sesuai pantauan media, usai Bupati Belu Agustinus Taolin dan Sekda Johanes Andes Prihatin tinggalkan ruangan sidang paripurna sekira pukul 14.30 Wita terjadi keributan dalam sidang.
Saling teriak sesama DPRD tak terbendung hingga mengakibatkan Anggota DPRD Beni Manek dan Kristo Rin Duka nyaris adu jotos. Beruntung sejumlah Anggota Dewan lainnya dibantu staf Sekwan melerai keduanya.
Salah seorang Anggota DPRD Kobus Manek langsung menenangkan Beni Manek dengan merangkulnya lalu digiring keluar ruang sidang paripurna menuju lobi guna hindari suasana yang tidak terkendali.
Sementara itu, disaksikan dari pintu ruang sidang, nampak saling teriak sesama Anggota masih terus berlanjut, bahkan ada beberapa Anggota yang mondar-mandir layaknya saling kejaran untuk menenangkan sesama.
Selang beberapa menit kemudian, Anggota Dewan Walde Berek keluar tinggalkan ruang sidang dengan wajah memerah sembari berkata dirinya mau dipukul pak Cypri dihadapan beberapa staf Sekwan dan OPD yang berdiri di lorong pintu masuk ruang paripurna.
Terkait itu, beberapa penyampaian Anggota menyebutkan, tidak ada aksi memukul Ibu Walde. Justru Pak Cypri ingin merendamkan suasana Anggota dengan memegang tangan Ibu Walde tapi justru dirinya balek membuat keributan.
Dihadapan awak media, Cipry Temu saat berada dalam ruang sidang bersama Ketua DPRD dan beberapa Anggota hanya senyum ketika disinggung terkait apakah benar yang dikatakan Ibu Walde dirinya ingin dipukul.
Diketahui, sidang diskors setelah terjadi keributan dengan agenda lain dan koordinasi dengan Pemerintah Belu untuk hadir di sidang. Disela skors sejumlah Anggota lainnya memidiasi keributan Beni Manek dan Kristo Rin Duka, dan berdamai secara kekeluargaan.
Sementara itu, lanjutan sidang paripurna dengan agenda penutupan dimulai kembali sekira pukul 16.30 Wita tanpa kehadiran Pemerintah Kabupaten Belu dalam sidang itu.
Terpisah, informasi yang dihimpun media menyebutkan, keributan sesama Anggota DPRD Belu dipicu adanya oknum yang saling melarang oknum lain untuk tidak hadiri sidang. Sedangkan Walde Berek melaporkan Cypri Temu ke SPKT Polres Belu kaitan dirinya dipukul.

