Direktur CV Sinar Geometri Terjerat Kasus Korupsi Sanitasi. Di Tahun 2021 Kerjakan 3 Proyek

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Direktur CV Sinar Geometri, Siprianus Atok terjerat kasus korupsi pada proyek sanitasi dan lingkungan tahun 2017 di dinas PUPR Kabupaten Belu.

Ditetapkan sebagai tersangka bersama empat orang lainnya (rekan kerja) saat ini kelima tersangka ditahan di ruang tahanan Polres Belu sejak Selasa sore (17/5/2022).

Diketahui, proyek sanitasi lingkungan berupa pembangunan septic tank di sejumlah wilayah di kabupaten Belu dikerjakan oleh CV Sinar Geometri.

Menurut Kasat Reskrim Polres Belu AKP Sujud Alif Yulamlam, dari hasil penyelidikan pekerjaan ini negara dirugikan 290an juta karena ada praktek curang, seperti mark up dan pekerjaan yang dikerjakan CV Geometri tidak tuntas.

Terlepas dari kasus sanitasi, ternyata pekerjaan SD Wehor di Desa Kabuna pada tahun 2021 dengan dana yang bersumber dari APBD II Belu juga dikerjakan oleh CV Sinar Geometri.

Pekerjaan rehap bangunan SD tersebut sempat bermasalah lantaran diduga CV Geometri mengerjakan perehapan bangunan SD di Haliwen itu tidak sesuai RAB.

Tidak hanya SD Wehor, pantauan media ini di laman LPSE kabupaten Belu, CV Sinar Geometri juga mengerjakan bangunan Ruang Kelas Baru SD Halikelen di kecamatan Tasifeto Barat pada tahun 2021.

Selain itu, ditahun yang sama CV Sinar Geometri juga mengerjakan pembangunan jalan produksi spesifikasi di desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak yang dikontrakkan Dinas Perikanan kabupaten Belu dengan pagu anggaran 700 juta lebih.