Ruas Jalan Sabuk Merah Perbatasan RI-RDTL di Belu Amblas

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Ruas jalan Sabuk Merah Perbatasan RI-RDTL di wilayah Kabupaten Belu ambruk setelah diguyur hujan deras dalam sepekan terakhir.

Informasi yang berhasil dihimpun media di lapangan, terdapat beberapa titik jalur sabuk merah perbatasan di wilayah Lamaknen yang amblas, nyaris putus bahkan ada jalur putus total.

Bencana longsornya ruas jalan sabuk merah perbatasan di wilayah garis perbatasan Kabupaten Belu dengan Eks Propinsi ke-27 Timor-Timur (Timor Leste) diperkirakan terjadi pada Senin sore kemarin.

Salah satunya, jalan di perkampungan Juldapil akses jalan penghubung Desa Lamaksenulu, Makir, Mauhuitas dan Kewar Kecamatan Lamaknen yang putus total. Kondisi itu tidak bisa dilalui kendaraan roda empat atau roda besar.

Kondisi serupa terjadi di jalan sabuk merah jurusan Nualain tepatnya di dusun Maubesi, Desa Nualain, Kecamatan Lamaknen Selatan. Jalur tersebut mengalami longsor akibat curah hujan yang tinggi.

Untuk sementara jalur menuju salah satu pintu perbatasan di Desa Henes dan ibu Kota Kecamatan Lamaknen Selatan masih bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat melalui bahu jalan.

Mencegah agar tidak terjadi korban kecelakaan, anggota Polsubsektor Lakmaras Polsek Lamaknen langsung memasang tanda peringatan sementara berupa batu dan ranting pohon di bagian yang longsor.

Sementara itu, Camat Lamaknen membenar kerusakan ruas jalan sabuk merah perbatasan di wilayah Desa Makir yang longsor .