Besok, Deputi Pelayanan Publik Menpan RB Kunker ke Belu Perbatasan RI-RDTL

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas II TPI Atambua K.A Halim melaksanakan audiensi dengan Bupati Belu Agustinus Taolin di ruang kerja Bupati, Senin (18/4/2022).

Audiensi dalam rangka memberikan informasi terkait kegiatan kunjungan kerja Kepala Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB, Diah Natalisa ke Kabupaten Belu besok Selasa tanggal 19 April 2022.

Kakanim Halim kepada media usai bertemu Bupati menuturkan, dalam kunjungan kerja besok Deputi Yanlik Kemenpan RB akan meninjau Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, Polres Belu, Plaza Pelayanan Publik Timor-Atambua, dan PLBN Mota’ain.

Dikatakan, kegiatan ini dilakukan untuk meninjau langsung pelayanan publik kepada setiap instansi pemerintah, dan Kanim Atambua sebagai salah satu penyelenggara pelayanan publik harus memiliki standar pelayanan agar dapat memberikan pelayanan yang baik dan layak bagi masyarakat.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Polres Belu dalam hal penyambutan dan pendampingan beliau dan tim selama melaksanakan kegiatan kunjungan di Belu,” sebut dia.

Jelas Halim, Bupati Belu sangat menyambut baik dan berterima kasih kepada Imgrasi Atambua yang sudah menyiapkan segala sesuatunya/peng-handle-an untuk menyambut kedatangan Kepala Deputi Bidang Pelayanan Publik Menpan RB dan Tim.

“Sebagai bentuk apresiasinya Bupati Belu menunjuk Wakil Bupati untuk ikut menyambut dan menyempatkan diri ikut berpartisipasi dlm kegiatan kunjungan kerja Kepala Deputi Yanlik Kemenpan RB ke Kantor Imigrasi Atambua,” ujar dia.

Masih menurut Halim, dalam kesempatan itu dirinya juga menginformasikan ke Bupati Belu terkait kegiatan pelintasan orang di PLBN Mota’ain setelah dikeluarkannya Surat Edaran Direktorat Jendral Imigrasi Nomor IMI-0549.GR.01.01 tanggal 5 April 2022 tentang Kemudahan Keimigrasian dalam Rangka Mendukung Pariwisata Berkelanjutan pada Masa Pendemi Covid-19.

Melalui Srt Edaran ini PLBN Mota’ain ditetapkan sebagai salah satu pintu masuk (entry poin) orang asing dari/ke wilayah Indonesia. PLBN Mota’ain juga ditetapkan sebagai tempat pemberian Visa Kunjungan saat Kedatangan/VOA Khusus Wisata (VKSKKW) bagi 43 negara, salah satunya adl negara Timor Leste.

Sejak diberlakukannya VOA ini terjadi peningktan perlintasan dimana sebelum pelintas berkisar (datang dan berangkat) hny 50-100 Pelintas/hari, sekarang naik menjadi 150-200 Pelintas setiap harinya.

VOA sendiri jelas Halim, sangat membantu bagi PPLN karena pengurusannya mudah dan cepat.
Dengan semakin banyaknya kunjungan dari warga negara asing mampu menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang baik di perbatasan khususnya daerah Belu.

“Pihak Pemda Belu akan terus berkoordinasi dan membantu pihak imigrasi dalam hal pelayanan keimigrasian terutama di Perbatasan PLBN Motaain-Batu Gede (NKRI-RDTL) sehingga penyelenggaraan pelayanan keimigrasian dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ucap dia.