Pemda Belu Diminta Segara Ambil Tindakan Atasi Kelangkaan Minyak Tanah
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu diminta segera mengambil sikap terkait dengan kelangkaan minyak tanah.
Pemda dalam hal ini Bagian Ekonomi segera melakukan operasi pasar sehingga kelangkaan minyak tanah yang telah berlangsung selama sebulan bisa teratasi.
Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Belu Elvis Pedroso, Rabu (6/4/2022) ketika dikonfirmasi media terkait kelangkaan minyak tanah.
“Segera koordinasi dengan pihak Depot Pertamina Atapupu terkait kuota normal minyak tanah untuk masyarakat Belu yang selama ini ada,” ungkap Pedroso.
Diutarakan, apabila se-bulan ini terjadi kelangkaan minyak tanah maka Bagian Ekonomi seharusnya cepat tanggap dalam menyikapi kondisi tersebut.
Apakah ada kuota yang selam ini menjadi jatah Kabupaten Belu dan sekitarnya terjadi pengurangan mnyak tanah atau adanya permainan orang-orang tertentu untuk menimbun minyak tanah.
“Sehingga perlu segera dilakukan operasi pasar dengan melibatkan semua instansi terkait guna atasi keluhan warga dalam hal ini kebutuhan minyak tanah,” kata Pedroso.
Masih menurut dia, kelangkaan minyak tanah ini persoalan yang ckup menjadi perhatian kita semua karena dengan langkanya minyak akan mempengaruhi perekonam rakyat di daerah Belu.
Terpisah Sekda Belu, Johanes Andes Prihatin yang dikonfirmasi terkait hal itu menyampaikan, dirinya belum bisa memberikan keterangan terkait kelangkaan minyak tanah.
“Saya belum bisa konfirmasi soal kelangkaan minyak tanah, belum dapat konfirmasi dari Kabag Ekonomi. Besok akan diusahakan sekalian datanya,” kata Andes.

