Ini Kata Bupati Belu Saat Buka Masrenbang RKPD Tahun 2023
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Bupati Belu Agustinus Taolin membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan-Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Belu tahun 2023.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan (BP4D) Kabupaten Belu wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL, Kamis (31/3/2022).
Dalam sambutannya, Agus mengkritisi agenda Musrenbang (RKPD) Kabupaten Belu dalam tataran pelaksanaan program dan kegiatan, seringkali lemah dalam bimbingan monitoring dan evaluasi.
Menurut dia, pembahasan rancangan RKPD Pemerintah Kabupaten Belu dianggap sangat penting bagaimana menyepakati permasalahan di Kabupaten Belu.
“Kita tahu dulu pembangunan di wilayah Belu ini apa saja, sehingga kita tahu bagaimana mengatasi. Kemudian harus ada asas prioritas dalam pembangunan. Presiden Gubernur sering katakan ini jadi kita jangan berpikir divergen ya semuanya mau kita emban, mau kita kerjakan semua tapi kemampuan kita tidak ada bahkan prioritas super prioritas,” ungkap dia.
Terkait itu, harus menyepakati prioritas program apa yang harus dikerjakan terlebih dahulu. Menyepakati program dan kegiatan dengan pagu indikatif. “Programnya mau bikin apa jadi “Money Follow Program” uang mengikuti program. Program kita prioritaskan, supaya fokus,” tegas dia.
Masih menurut Agus, kegiatan pagu indikatif, indikator dan target kinerja serta lokasi dan penyelarasan program dan kegiatan pembangunan daerah dengan diselaraskan sasaran prioritas pembangunan Propinsi.
“Sinergitas dari Pusat sampai daerah sampai di desa tingkat terkecil Pemerintahan ini atau di daerah-daerah,” kata dia.
Mantan Kepala RS Atambua itu kembali ingatkan, adanya penyelarasan program.
“Jangan Pusat bicara lain Propinsi bicara lain Kabupaten bicara lain dan desa bikin lain, inilah yang perlu diperhatikan,” pesan Agus.
Diharapkan, melalui Musrenbang RKPD menjadi momen atau forum untuk klarifikasi. Selain itu hal terpenting menyangkut klarifikasi program.
“Kegiatan ini untuk apa manfaat untuk apa?. Harus ada manfaat untuk masyarakat yang berujung pada peningkatan kualitas kesejahteraan masyarakat atau kemandirian masyarakat di daerah Belu,” ujar Agus.

