Panen Padi Hasil Warga Binaan, Kepala Balitbang Kumham RI Beri Apresiasi Lapas Atambua
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan Hak Asasi Manusia (Balitbang Kumham) RI Sri Puguh Budi Utami memberikan apresiasi kepada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Atambua.
Apresiasi diberikan Kepala Balitbang Kumham Utami usai melakukan panen padi hasil warga binaan di lahan Lapas Atambua, Kabupaten Belu wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL, Senin (28/3/2022) pagi.
Tampak hadir dalam panen padi diatas lahan seluas satu setengah hektare itu, Kepala Divisi Administrasi dan Kepala Divisi Imigrasi NTT, Kepala Lapas Atambua, Kepala Imigrasi Atambua serta jajarannya.
Utami memberikan apresiasi ketika kegiatan pembinaan menghasilkan sesuatu yang mempunyai manfaat besar bagi kehidupan masyarakat pada umumnya. Seperti, bertani menghasilkan padi, dimana padi merupakan kebutuhan pokok yang akan memberikan suport di ketahanan pangan.
“Tentu ini sangat luar biasa. Mudah-mudahan Pak Kalapas dengan jajaranya tidak bosan untuk memilih jenis tanaman apa yang tepat yang dibutuhkan masyarakat disini, itu penting,” kata dia.
Sehingga lanjut Utami, secara ekonomi mempunyai nilai yang sangat tinggi, kemudian juga dari sisi warga binaan ketika keluar dari Lapas mereka bisa lakukan kegiatan sebagaimana ketika mereka berada di dalam Lapas.
Kesempatan itu, Utami berpesan kepada warga binaan pada saat Pemerintah memberikan perhatian itu mudah-mudahan diterima dengan baik dan apa yang dipercayakan mereka jangan dikecewakan.
“Kalau sudah keluar dari sini harapan Lapas jadi masyarakat yang baik tidak saja bagi dirinya, tapi untuk semua masyarakat,” pesan dia.
Sementara itu, Kalapas Atambua Edwar Hadi menyampaikan pihaknya melakukan kegiatan pembinaan di bidang pertanian menanam padi dan jagung. Di bidang peternakan memelihara sapi, kambing dan ayam potong, dan bidang perikanan memelihara ikan air tawar.
Menurut dia, lahan seluas 10 hektare diperuntukkan pertanian seluas satu setengah hektare menanam padi, delapan hektare perkebunan jagung guna dukung program ketahanan pangan dan sisa lahan budidaya ikan air tawar.

