Pimpinan DPRD Belu Tinjau Penahan Kali Tenukiik Yang Tak Kunjung Dikerjakan
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Wakil Ketua I DPRD Belu, Yohanes Jefry Nahak meninjau kondisi tembok penahan kali Tenukiik di belakang RSUD Mgr Gabriel Manek Atambua, RT/04, RW/02 Kelurahan Tenukiik, Kecamatan Kota Atambua, Jumat (25/2/2022) pagi.
Di lokasi kali tersebut, Epy sapaan akrab Ketua DPD II Golkar Belu itu menyaksikan langsung tembok penahan kali yang telah ambruk diterjang sungai pasca hujan deras yang melanda wilayah Belu dalam sepekan terakhir.
Kondisi pasangan tembok penahan kali yang ambruk nampak memprihatinkan keselamatan warga. Sebagian penahan tembok kali tergerus air, bahkan hujan lebat dalam beberapa hari terakhir akibatkan banjir meluap.
Selain menghimbau kepada warga yang tinggal menetap di pinggir kali untuk berhati-hati, Epy juga mendengarkan langsung keluhan dari warga terhadap kondisi tembok penahan kali yang tidak kunjung dikerjakan.
Dihadapan Wakil Ketua I DPRD Belu, warga mengaku untuk keselamatan, secara swadaya mereka memperbaiki sendiri tembok yang ambruk kurang lebih 30 meter dengan material seadanya pada November dan Desember 2021 lalu.
Menyikapi keluhan warga, Epy langsung menghubungi Pemerintah melalui Dinas PUPR Belu melalui bidang Sumber Daya Air (SDA) Heribert Mau untuk segera melihat kondisi pasangan tembok penahan yang ambruk untuk diperbaiki.
Setibanya di lokasi, Epy langsung menyampaikan keluhan dan warga dan meminta pihak PUPR untuk memberikan atensi khusus dengan segera memperbaiki pasangan tembok penahan yang rusak demi keselamatan warga.
Kabid Heribert pada kesempatan itu menjelaskan bahwa pasangan tembok penahan kali Tenukiik sudah dalam perencanaan. Bahkan bukan hanya di titik yang ambruk, namun ada beberapa titik sepanjang kali Tenukiik yang direncanakan untuk dibangun.
“Ini sudah masuk dalam perencanaan semua. Ada beberapa titik sepanjang kali Tenukiik, tapi kena refucusing. Kalau ada uang semua sudah jalan, tapi yang ini kita tangani cepat, tinggal sambung,” terang dia.
Terhadap penyampaian itu, Epy menuturkan dirinya akan berupaya membangun komunikasi dengan Bupati Belu sehingga mendorong anggaran untuk pasangan tembok penahan yang ambruk itu segera diperbaiki.
Setelah meninjau pasangan tembok penahan yang ambruk, Epy Nahak yang juga Ketua Golkar Kabupaten Belu saat itu
Kesempatan itu, Epy juga meninjau kondisi rumah bapak Yoseph Vicenti Bau yang tidak berada jauh dari lokasi kali persis di samping rumah dinas Kompi B Yonif RK 744/SYB.
Menurut salah satu keluarga Yoseph Vicenti Bau, setiap musim penghujan rumahnya selalu tergenang air bahkan masuk ke dalam rumah dengan ketinggian lutut orang dewasa.
Diutarakan, kondisi itu diakibatkan ketiadaan saluran air atau drainase di depan rumahnya dan samping. Nampak, depan teras keluarga Yoseph ditutupi terpal ditendes karung berisi air guna menahan air masuk ke rumah. Namun upaya tersebut sia-sia karena air hujan ditambah kiriman tetap masuk ke rumah.
“Petugas ada datang kemarin katanya mau sedot air, tapi tetap sama tidak bisa karena hujan datang air tetap tergenang, bahkan sumur juga terendah,” sebut dia.
Terhadap persoalan itu, Epy menyampaikan bahwa dirinya akan membawa keluhan warga dan akan berkomunikasi dengan dinas teknis untuk mencari solusi sehingga rumah tersebut tidak terendam lagi saat musim hujan nanti.
Usai dari lokasi kali Tenukiik, Epy juga langsung kondisi kali di belakang Gajah Mada di Kelurahan Manuaman, Kecamatan Atambua Selatan yang juga kerap meluap dan merendam rumah warga jika terjadi hujan lebat dengan intensitas ringgi.

