Pemkot Kupang Berencana Tambah Rombongan Belajar Pada PTM
Kupang, NTTOnlinenow.com – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang diselenggaran selama tiga pekan terakhir di Kota Kupang berjalan lancar, tanpa ditemukan kasus baru covid-19 maupun melanggar Protokol Kesehatan (Prokes). Untuk itu, Pemerintah Kota melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P&K) berencana menambah rombongan belajar atau menambah kelas yang akan menyelenggarakan PTM. Pemkot sebelumnya menyelenggarakan PTM terbatas bagi kelas I dan IV untuk Sekolah Dasar (SD) dan kelas IX untuk Sekolah menengah Pertama (SMP).
Kepada wartawan Kepala Dinas P&K Kota Kupang, Djumul Djami, mengatakan, rombongan belajar atau kelas yang ditentukan mengikuti PTM yakni kelas II dan VI, sementara untuk SMP, sudah boleh diselenggaran secara keseluruhan, mulai dari Kelas XII sampai IX.
“Tapi kapasitasnya tetap 50 persen. pembelajaran online, tetap terus berjalan seperti selama ini. Kita bersyukur tidak ada kasus covid-19 saat penyelanggaran PTM. Sehingga kami berencana menambah kelas lagi untuk PTM,” katanya.
Djumul mengatakan, selain penerapan prokes dan tidak ditemukan kasus covid-19 dalam PTM itu, status Pemkot yang sudah turun ke level II juga menjadi pertimbangan. Adapun rencana PTM itu, mulai digelar pekan depan.
Djumul mengaku telah menggelar rapat bersama para guru dan orang tua, terkait penambahan rombongan belajar itu. Para orang tua, sebut Djumul, menyetujuinya dam bersedia menandatangani kesepakatan itu.
Djumul berharap, peran serta semua pihak, terutama orang tua, agar selalu menjaga dan mengawasi anak mereka. Para orang tua, sebaiknya mengantar maupun menjemput anaknya saat pergi maupun pulang sekolah.
Djumul mengatakan, pelaksanaan PTM terbatas selama tiga pekan belakangan berjalan baik. Penerapan prokes di sekolah dilakukan dengan ketat dibawah pengawasan yang ketat pula oleh para guru, sehingga tidak ditemukan kasus baru covid-19 di sekolah.
Djumul mengapresiasi peran guru dan satuan tugas tingkat sekolah, yang telah menjalankan tugas pengawasan dengan baik. Memastikan proskes dijalankan dengan baik dan benar.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Retnowati, mengaku akan bekerja keras dalam mempercepat capaian vaksin bagi remaja. Ia berharap, dalam bulan ini, target vaksinasi sudah tuntas.
“Untuk vaksinasi remaja atau pelajar akan terus digalakkan dalam dua minggu ke depan, untuk mendukung keberhasilan sekolah tatap muka di Kota Kupang. Karena sekolah mulai tatap muka, maka kita akan kerja keras vaksinasi terhadap pelajar,” ujarnya. (ym)

