Penjajakan Kerja Sama Fakultas Vokasi Unhan RI dan Keuskupan Atambua
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Dalam rangka membangun Tridharma Perguruan Tinggi Fakultas Vokasi Unhan RI, Dekan Brigjen TNI Agus Winarna melakukan penjajakan kerja sama dengan Keuskupan Atambua pada Jumat (17/9/2021).
Dekan didampingi Wadek I Bidang Akademik Kolonel Sus Tatar Bonar Silitonga, para Kaprodi dan empat orang dosen sebelum diterima Uskup Atambua Mgr Dominikus Saku Pr dan Sekretaris Uskup Pater Vincentius Wun, SVD dikalungi kain tais oleh Suster.
Penjajakan kerja sama dirangkai dengan kegiatan audiensi Dekan dan manajemen Fakultas Vokasi kepada Uskup Atambua terkait keberadaan Fakultas Vokasi Unhan RI yang baru dibuka tanggal 30 Agustus 2021 di Tobir Yonif 744 RK/SYB.
Uskup Mgr Dr Dominikus Saku Pr menyampaikan sangat gembira dan mengapresiasi kehadiran Fakultas Vokasi yang digagas Menteri Pertahan RI Prabowo Subianto.
Uskup melihat besarnya tantangan untuk pengelolaan sumber daya alam di Belu. Pengelolaan sistem pertanian dengan dinamika lahan kering, pertanian, perikanan, peternakan dan perkebunan yang menuntut sentuhan Iptek dan memerlukan SDM teknisi unggul yang memiliki mentalitas yg tinggi.
“Semoga Fakultas Vokasi dapat memenuhi ekspektasi masyarakat dalam pengembangan tenaga terampil disertai mental dan bela negara yang kuat sesuai bidang ilmu dan Prodi yang dibuka,” harap Uskup Dominikus.
Lebih lanjut disampaikan, Keuskupan juga menyampaikan kesediaannya bekerja sama dengan Fakultas Vokasi dalam kegiatan pemberian akses pemanfaatan fasilitas keuskupan sebagai sarana praktik kadet mahasiswa. Bahkan bersedia menjadi narasumber dan dosen Tamu.

Uskup Dominikus tambahkan, pihaknya melalui peran pelayanan gereja mengupayakan pemberdayaan masyarakat yang mencakup, pendampingan dalam kegiatan bidang usaha pertanian yang merupakan bagian besar dari mata pencaharian masyarakat Belu.
Sementara itu jelas Dekan Fakultas Vokasi Brigjen TNI Agus Winarna, sejak 30 Agustus 2021telah dibuka pendidikan Fakultas Vokasi Unhan RI. Pada Tahun pertama ini telah diterima 175 Kadet Mahasiswa yang di bagi dalam tujuh Program Studi.
“Dosen Fakultas berjumlah 49 org dan dosen militer 11 org serta dosen tamu. Dengan metode perkuliahan yang menerapkan asrama, ketarunaan dan mendapatkan beasiswa penuh,” terang Agus.
Dikatakan, Dekan memandang pentingnya audiensi dan kerja sama dengan Keuskupan Atambua mengingat, peran yang telah dilakukan Keuskupan dalam pemberdayaan masyarakat serta berbagai sumber daya yang dimiliki Keuskupan sangat diperlukan oleh Fakultas Vokasi Unhan RI.
Kedepannya Fakultas Vokasi Unhan RI dan Keuskupan Atambua dapat saling berkolaborasi untuk mewujudkan masyarakat Belu yang maju, unggul serta berkarakter.
Dalam pertemuan itu dilakukan juga berbagai diskusi terkait penyelenggaraan pendidikan secara umum dan khususnya pada bidang praktik dimana Keuskupan Atambua memiliki beberapa ahli dan lahan praktik Mixfarming di Haliwen, dan Oelolo Training Center yang sudah bergerak di bidang Pertanian dan Peternakan untuk menghasilkan Produk diantaranya adalah pupuk organik cair, dan produk pertanian lainnya serta fasilitas untuk praktik kadet mahasiswa.
Hal itu sangat mendukung pengembangan keahlian para kadet mahasiswa di prodi terkait. Disamping itu terdapat kesamaan tujuan antara Fakultas Vokasi dan Keuskupan yaitu untuk memajukan SDM dan SDA di bidang Pendidikan maupun ketahanan pangan serta menjadikan kadet mahasiswa kader intelektual bela negara di wilayah perbatasan Belu.

