DPRD Minta Pemkot Segera Fungsikan RPH Bimoku

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Dewan Perwakilan Rakyat mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) segera memfungsikan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Bimoku, Kelurahan Lasiana, mengingat RPH di Oeba sudah tidak memadai dan berpotensi mencemari lingkungan.

Kepada wartawan Ketua Komisi III, Telendmark Daud mengaku tak habis mengerti kenapa RPH Bimoku belum difungsikan hingga sekarang, padahal sarana prasarana penunjang sesuai permintaan Dinas Pertanian Kota Kupang telah terpenuhi.

“Semua kelangkapan sarana prasara telah memadai, termasuk di dalamnya sumber air dan juga listrik sudah terpenuhi, sehingga rumah potong hewan Oeba bisa segera dipindahkan di rumah potong hewan di Bimoku,” katanya.

RPH Bimoku dikerjakan Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi mulai tahun 2016 silam, namun sampai saat ini belum difungsikan.

Menurut Telenmark Daud, RPH Bimoku itu harus segera difungsikan paling lambat akhir Juli, mengingat kondisi RPH Oeba tidak lagi memadai dan dapat mencemari lingkungan, sehingga harus segera dipindahkan.

Menurut mantan Ketua DPRD Kota Kupang itu, RPH di Oeba sudah tidak layak atau tidak memenuhi syarat lagi, karena limbah dari hasil Potong hewan tersebut dibuang ke laut dan mencemarinya, tentu mempengaruhi kehidupan masyarakat sekitar.

Anggota Komisi III, Adrianus Talli mengatakan, pembangunan RPH Bimoku tentu sudah melalui kajian mendalam dari Pemerintah Provinsi (Pemrov) dan telah memenuhi syarat.

RPH yang diserahkan Pemrov untuk dikelolah Pemerintah Kota melalui Dinas Pertanian itu sejak 2016 lalu itu, kata Adrianus Talli, sudah seharusnya difungsikan, apalagi permintaan anggaran untuk melengkapi saran dan prasana sudah disetujui DPRD Kota.

Dinas Pertanian, sebut Adrianus Talli sebelumnya menyampaikan keluhan di sidang soal belum difungsikan RPH itu, karena masih minim sarana prasarana berupa air bersih (sumur) Instalasi Listrik dan Pos Jaga.

Dewan kemudian menyetujui anggaran sebesar ratusan juta untuk pembangunan fasilitas yang diminta Dinas Pertanian itu dan telah rampung, namun Adrianus Talli heran hingga saat ini belum difungsikan.

“Maka harus segera difungsikan. Instalasi listrik, air bersih dan pos jaga sudah terpasang semua. Kenapa belum difungsikan? Kita harap segera difungsikan” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Kupang, Obed Kadji berjanji memfungsikan RPH Bimoku itu secepatnya, paling lambat akhir Juli.

“Kami berupaya agar pada saat perayaan Idul Qurban tanggal 20 ini, pemotongan hewan bisa dilakukan di RPH Bimoku. Nanti saat mulai difungsikan kami akan mengundang teman-teman DPRD untuk sekaligus melihat langsung pemanfaatannya,” kata Obed.