Peduli Dampak Pandemi Covid-19, Kejari TTU – IAD Sambangi 47 Anak Yatim, Bagi Paket Sembako

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara (Kejari TTU) dan Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) mengunjungi 47 anak yatim di desa Oepuah Selatan dan Oepuah Utara Kecamatan Biboki Moenleu, Kabupaten TTU, Sabtu (10/07/2021).

Kunjungan dan pembagian bantuan tersebut selain dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa (HBA ke – 61 dan Hari Ulang Tahun XXI IAD tahun 2021, juga bertujuan untuk membantu sesama, terutama anak – anak yatim.

Pemberian bantuan dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Negeri TTU, Roberth Jimmy Lambila S,H, M.H didampingi para Kasi, Staff dan Ketua IAD, Neda Ridla Lalai Lambila, diterima langsung anak – anak yatim.

Kajari Robeth Lambila, dalam kegiatan sosial itu mengatakan, pemberian bantuan kepada anak – anak kurang mampu di desa Oepuah merupakan bentuk kepedulian sosial pihaknya terhadap sesama, terutama anak yatim di tengah masa pandemi covid – 19.

“Kita sedang berada di tengah merebaknya covid – 19 dengan resiko keselamatan dan kesejahtaraan generasi penerus menjadi jauh lebih tinggi dan berbahaya. Khususnya di kabupaten TTU, kita berharap cita – cita anak – anak, para generasi penerus tidak terancam akibat pandemi COVID-19 yang berkepanjangan,” ujar Roberth saat dikonfirmasi Minggu (11/07/2021) per telepon.

Menurutnya, para anak yatim tersebut tidak memiliki keluarga yang akan disambangi di tengah wabah corona yang merebak, sehingga Kejaksaan Negeri hadir berbagi kasih.

“Semoga dengan kehadiran kami disini, anak – anak dapat merasakan kehangatan dan kasih sayang, serta menganggap kami sebagai keluarganya sendiri. Tujuan kita, ingin berbagi dengan anak – anak agar mereka tidak merasa sendiri,” jelasnya.

Diakhir kegiatan, Kajari Roberth meminta doa dari anak-anak yatim agar pandemi Covid-19 segera berlalu dan masyarakat dapat beraktivitas seperti semula.

“Kami juga mohon doa dari anak – anak, semoga pandemi ini dapat segera berlalu dan kita semua dapat kembali beraktivitas seperti biasa,” katanya.

Diharapkan bantuan yang diberikan bisa membantu memenuhi kebutuhan anak – anak kurang mampu di desa Oepuah.

“Pemberian dari kami, mungkin tidak seberapa namun kiranya dapat membantu memenuhi apa yang menjadi kebutuhan anak – anak di sini”, kata Roberth.

Sementara, Ketua IAD TTU, Neda Ridla Lalai Lambila berharap, melalui kegiatan kemanusiaan itu, dapat lebih meningkatkan rasa kepedulian sosial bersama, khususnya jajaran Adhyaksa kepada anak – anak yatim.

“Saya berharap, dengan adanya kegiatan semacam ini akan lebih meningkatkan rasa kepedulian sosial kita semua, khususnya jajaran Adhyaksa kepada masyarakat yang kurang mampu pada umumnya dan lebih khususnya kepada anak-anak yatim piatu,” ujar Neda Ridla Lalai Lambila.

Terpisah, Serli Marut, Pemerhati anak yatim di kabupaten TTU, mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada semua pihak yang telah membantu memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan anak – anak yatim piatu terutama di masa pandemi Covid – 19. Baik kebutuhan di dunia pendidikan dan kesehatan.

“Di masa pandemi seperti inilah, saat paling tepat untuk kita saling membantu. Dan saya bersyukur bisa mengenal dan dikelilingi begitu banyak orang baik. Terimakasih bapak Kajari TTU dan jajaran, sudah bersedia hadir sebagai donatur dalam kegiatan sosial saya. Bapak Kajari bilang sedikit yang diberi, tapi berdampak besar bagi banyak orang, saya sangat terharu. Terimakasih juga kepada Bapak Kades Oepuah, Romo Soni Akoit sebagai pendamping anak yatim di desa Oepuah yang sudah menerima saya dan para tamu. Dan semua orang baik yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu yang selama ini ikut mendukung kegiatan saya dengan caranya masing – masing. Salam Indahnya Berbagi, Tuhan Memberkati”, ungkap Serli penuh haru.

Dijelaskannya, untuk Kecamatan Biboki Moenleu, terdata 47 anak yatim yang menerima bantuan. Masing – masing, di desa Oepuah Selatan ada 27 orang dan desa Oepuah Utara ada 20 orang. Dari ke – 47 anak itu ada yang berstatus anak yatim, ada yang piatu, sebagiannya terlantar yang perlu mendapat perhatian sesama.

Pembagian bantuan di dua desa Kecamatan Biboki Moenleu dilakukan sesuai jadwal yang telah ditentukan, dengan tujuan untuk menghindari kerumunan yang dikhawatirkan bisa menjadi penyebab penularan Covid-19.

Keterangan Foto : Penyerahan bantuan paket sembako oleh Ketua IAD TTU, Neda Ridla Lalai Lambila Kepada Anak Yatim di Desa Oepuah.