Saya Hanya Sebagai Saksi Kelima Ahli Waris Keluarga Kunay Melawan Minggus Kunay

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Marselinus Lengari adalah sebagai saksi dalam kasus sangketa tanah dan anli waris dalam persidangan Kekuarga Kunay, saat ditemui Kuanino sore tadi, Selasa (29/6/2021).

Ia mengatakan bahwa, Perkara nomor 20 itu adalah perkara pembagian warisan tahun 2017, perkara pembagian warisan antara lima ahli waris yaitu Zakarias Bertolomeos Kunay, Urbanus Kunay, Agustina Kunay, Shanci kunay dan Juliana Kunay yang melawan Minggus Kunay.

Salah satu ahli waris pengganti dari Esau Kunay almarhum, jadi kenapa ditolak oleh hakim karena dalam pertimbangan itu , pertama itu semua ahli waris dan ada beberapa ahli waris sudah menjual tanah itu bukan Minggus Kunay saja,” katanya.

Tapi antara lain Julaian Kunay dan Markus Kunay itu dalam pertimbangan pertama dan pertimbangan kedua masih dalam sengketa dengan Pemerintah Kabupatem Kupang masih dalam tingkat kasasi,” paparnya.

Menjadi persoalan bahwa dalam pembuktian salah satu bukti yang sudah inkra itu putusan 31 71 Makamah Agung (MA),jadi pertimbagan oleh hakim itu sudah dasar eksekusi, sehingga perkara nomor 20 itu tentang penolakan itu tentang pembagian warisan bukan hak-hak karena itu adalah tanah warisan,” pintanya.

Untuk itu perkara-perkara sebelum itu ada enam ahli waris sudah perkara dengan pihak-pihak yang lain dan sudah menang. Baru perkara yang nomor 20 itu hanya tetang pembagian warisan sangaketa tanah.

Marselinus, sekarang pengganti ahli waris Esau Kunay pake sebagai dasar bahwa mereka sudah menang, ahli waris pengganti itu Ferdinan Kunay, Marthen Kunay, kenapa menang tidak eksekusi dan sementara nomor 20 itu sudah inkra ditingkat MA lalu kalau itu nomor 20 mereka menang itu Ikra kenapa pengadilan tidak eksekusi,karena itu perkara haya tentang pembagian harta warisan yang ditolak pembagian warisan adanya beberapa pertimbagan hakim dalm putusan dan saya dipanggi sebagai saksi dari kelima ahli waris dalam persidangan kasus pembagian harta warisan keluarga Kunay Yang melawan Minggus Kunay,” jelas Marselinus. (DM)