Bantuan Bank NTT Untuk Korban Banjir di TTU, Upaya Keluarkan Masyarakat Dari Kondisi Pasca Bencana

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho memberikan bantuan untuk korban bencana banjir di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) sebesar Rp 250 juta.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Bupati TTU, Juandi David, untuk disalurkan kepada warga terdampak.

Kepada sejumlah awak media, Harry mengatakan bencana alam, banjir dan badai Siklon Tropis Seroja yang melanda wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) termasuk wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara merupakan bencana bersama, dimana pemerintah terus bekerja keras untuk membantu masyarakat keluar dari kondisi pasca bencana.

Berangkat dari kejadian tanggal 2 sampai dengan 5 April kemarin, dimana seluruh NTT sebagian besar tertimpa bencana alam banjir bandang dan Badai Siklon Tropis Seroja, termasuk kabupaten Timor Tengah Utara, salah satu daerah yang terdampak. Sebagai bagian dari tanggung jawab bersama Bank NTT yang merupakan Bank milik masyarakat NTT, bersama jajaran Direksi memutuskan untuk menyalurkan bantuan, meringankan beban para korban.

“Bencana ini terjadi di hampir seluruh kabupaten di NTT. Ini menjadi bencana kita bersama sehingga sudah sepatutnya kita hadapi bersama,” jelas Harry Alexander.

Menurutnya,meskipun jumlah korban di kabupaten TTU tidak sebanyak korban di kabupaten lain, tetapi sebagai bagian dari rasa simpati terhadap semua masyarakat yang terdampak, Bank NTT juga hadir saat ini dengan bantuan CSR dalam bentuk barang, peralatan senilai Rp 250 juta.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat untuk pemulihan warga terdampak dan membantu pemerintah serta pihak yang terlibat didalamnya”, ungkap Harry Riwu Kaho.

 

 

Ia menjelaskan bantuan bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Timor Tengah Utara ini, sebagian berupa uang dan sebagian dalam bentuk barang. Bantuan berupa barang yang diturunkan di rumah jabatan Bupati TTU, yakni Sensor pohon merk Still 5 unit, 2000 lembar seng Calisco, paku seng 100 kg, Vitamin B – Com 12 dos, Sardines ABC 20 dos, Mie sedap goreng 20 dos, Mie Sedap Soto 20 dos, Sardine biasa 20 dos, Abon Ikan 100 gram 48 dos, Selimut 60 Pcs, Sardines Biasa 6 dos, Mie Sedap Soto 10 karton, Mie Sedap Goreng 10 karton, Sardine ABC 5 dos.

“Bantuan ini adalah bagian dari kepedulian Bank NTT dengan masyarakat korban,” katanya sebelum meninggalkan kabupaten TTU, menuju ke Kabupaten Belu dan Malaka dengan misi yang sama.

Bupati TTU, Juandi David mengapresiasi dan berterima kasih kepada Direktur Utama beserta jajaran Direksi Bank NTT yang telah ikut memberikan kepedulian kemanusiaan dengan masyarakat korban banjir bandang dan Badai Siklus Tropis Seroja di Kabupaten TTU.

Bantuan akan didata dan didistribusikan untuk masyarakat korban bencana secara benar.

“Terima kasih kepada Bank NTT yang sudah ikut berpartisipasi membantu masyarakat Kabupaten TTU yang terdampak bencana,” Kata Bupati Juandi David.

Menurutnya, khusus untuk masyarakat di sejumlah Kecamatan lainnya tidak hanya menjadi korban dari bencana banjir bandang namun juga menjadi korban bencana badai Seroja. Karenanya pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara akan berpikir dan terus bekerja keras agar secepatnya masyarakat dapat kembali menjalani hidup secara normal.

“Pemerintah kabupaten Timor Tengah Utara, tidak akan tinggal diam. Kita akan terus bekerja keras agar para korban bisa keluar dari kondisi ini”, Bupati David.

Turut hadir dalam kegiatan penyerahan bantuan itu, Direktur Kepatuhan Bank NTT, Hilarius Minggu, Kepala divisi Rencorsec Bank NTT, Endri Wardono, Kepala Bank NTT Cabang Kefamenanu, Irene Isabela Olin, bersama jajaran, Kepala Bank NTT Cabang Atambua, Fridolina Faturene bersama jajarannya.