Diduga Masalah Keluarga, Kades Makir Tak Tanda Tangan Surat Keterangan Tes TNI
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Rinaldis Loe pemuda asal Desa Makir, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL terancam mengikuti tes Calon Tamtama (Catam) Tentara Nasional Indonesia (TNI) AD tahun anggaran 2021.
Pasalnya, beberapa surat keterangan dari Desa yang harus dimasukan sebagai salah satu persyaratan dalam dokumen atau berkas tidak mau ditandatangi Kepala Desa Makir Bonifasius Hale.
Hal itu dikemukakan Elias Mali yang tak lain merupakan om atau paman kandung ketika menghubungi media, Senin (15/2) sore.
“Ponakan saya atas nama Rinaldis Loe ada mau ikut tes Catam TNI AD. Jadi ada butuh beberapa surat keterangan yang perlu ditandatangani Kades, tapi Kades tidak mau tandatangan,” terang dia.
Dituturkan, pada tanggal 8 Februari pagi para calon dan ortu/wali dari peserta tes mengikuti pertemuan di Kodim 1605/Belu, sehingga surat-surat atau dokumen tersebut dititipkan di staf Desa.
“Saat diberikan kepada Kades, diminta yang bersangkutan yang harus datang. Sehingga ponakan langsung pulang ke kampung dan bersama neneknya menuju kantor desa,” terang Elias.
Namun, sesampainyan di sana sang Kades beralasan lagi bahwa cap patah dan tinta habis jadi keesokan harinya baru suruh staf ke Atambua untuk ambil,” sambung dia.
Selanjutnya, ungkap Elias tadi pagi ponakannya ke Kodim sehingga adik sepupu yang mengantar dokumen tersebut ke Kantor Desa. Namun, lagi sang Kades yang ditemui tidak mau menandatangani dokumen keponakan.
“Dengan alasan keluarga kami bermasalah dengan Kades. Ada sedikit masalah keluarga yang pernah kami selesaikan secara kekeluargaan dan itu sih selesai dengan denda adat kepada yang bersangkutan bukan Kades. Dan kami menjaga supaya masalah tersebut tidak diketahui masyarakat umum,” tutup Elias.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Makir Bonifasius Hale yang dikonfirmasi media via Whatsapp belum bisa memberikan tanggapan.

