Di Manggarai, C19 Terus Meningkat, Pihak Terkait Lakukan Disinfektan di Sejumlah Fasilitas Umum
Laporan Alvaro S. Marthin
Ruteng, NTTOnlinenow.com – Upaya memutuskan mata rantai penyeberan Covid 19 atau C19 di kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur terus dilakukan berbagai pihak, seperti yang dilakukan Satgas Penanganan C19 Manggarai melalui Bidang Penegakan Hukum dan Pendisiplinan yang diinisiasi oleh TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Damkar, dan Bidang Komunikasi Publik dalam hal ini Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan dan Bagian Humas Polres Manggarai melakukan penyemprotan disinfeksi di sejumlah fasilitas publik di kota Ruteng, ibu kota kabupaten Manggarai, yaitu di area Pertokoan, Terminal, Pasar, dan Swalayan.
Demikian Juru Bicara Satgas C19 Manggarai, Lodovikus Demung Moa, dalam press release-nya yang diterima media ini, Kamis (28/1/2021) petang.
Kegiatan itu dilakukan menyusul makin meningkatnya jumlah kasus positif C19 di daerah itu dan meninggalnya sejumlah orang akhibat serangan virus berbahaya itu.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Lettu Inf. Falentinus Lanar, Pasi Intel Dim 1612 Manggarai dan didampingi oleh AKP Paulus Not, Kasubag Bin Ops Polres Manggarai, Drs Joni Vitus, Sekretaris Satpol PP dan Damkar.
Kegiatan itu dimulai pada pukul 09.00 Wita dan berakhir pada pukul 12.30 wita.
Selain itu, Tim Satgas C19 Manggarai juga terus melakukan giat sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat terkait pentingnya mematuhi Protokol Kesehatan yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer, serta menghindari kerumunan.
Sebagaimana diketahui, hingga Rabu (27/1/2021), total hasil Rapid Antigen Positif di Manggarai berjumlah 888 orang, dengan rincian, kasus baru C19 berjumlah 86 orang, sedang menjalani isolasi/karantina mandiri di rumah berjumlah 802 orang dan selesai menjalankan isolasi/karantina berjumlah 86 orang.
Total kasus terkonfirmasi C19 hasil PCR/TCM berjumlah 121 orang, sedang dirawat 14 orang, sembuh 100 orang, meninggal dunia 7 orang, sedang mendapatkan perawatan di Rumah Sakit 12 orang.

