Kunker ke Perbatasan RI-RDTL, Kabais TNI Akui Sinergitas TNI dan Lintas Sektor di Belu

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Kepala Badan Intelijen Strategis (KaBais) TNI Marsekal Madya TNI Kisenda Wiranata Kusuma melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah Perbatasan RI-RDTL, Kamis (20/8/2020).

Menggunakan pesawat TNI AU, rombongan Ka Bais TNI didampingi Danrem 161/WS tib di Bandara A. A Bere Tallo disambut oleh Bupati Belu, Willybrodus Lay bersama Dandim 1605/Belu, Kapolres Belu, Dansatgas Sektor Timur Yonif Raidersus 744/SYB, Dansatgas Sektor Barat Armed 3 Yon 105/Tarik.

Selesai penyambutan Ka Bais TNI bersama rombongan menuju ke PLBN Mota’ain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur guna melaksanakan tatap muka bersama Bupati Belu, BNPP Mota’ain, CIQ, TNI-Polri yang bertugas di pintu perbatasan Indonesia dengan eks Provinsi ke-27 Timor-Timur (Timor Leste).

Menurut Ka Bais Marsekal TNI Kisenda Wiranata Kusuma, dirinya sangat terkesan dengan kondisi di daerah perbatasan Belu yang aman, kondusif demikian juga hubungan TNI dan rakyat serta lintas sektor lainnya.

Dia menjelaskan, setiap lintas sektor mempunyai tugas pokok fungsi masing-masing. Tetapi dengan suasana yang aman, dan warganya yang ramah bisa menjadi duta-duta untuk Indonesia soal keramahan dari perbatasan Belu.

“Saya sangat terimakasih, sangat baik sinergitas antar lintas sektor di perbatasan Belu,” ungkap Kusuma.

Dia mengakui kondisi perbatasan Belu nyaman, bagaimana TNI dan lintas sektor serta rakyat menciptakan kondisi baik diantara sesama. Kondisi ini yang diharapkan sehingga tetap terjalin hubungan yang baik dalam melaksanakan tugas di perbatasan.

“Kita memiliki beberapa daerah perbatasan antara negara. Saya minta kita bersinergi dengan baik sehingga apa yang dikerjakan akan jauh lebih baik demi bangsa dan rakyat,” pinta Ka Bais TNI itu.



Lebih lanjut, Kusuma mengingatkan agar untuk selalu waspada dengan jalur-jalur tikus serta patok batas di sepanjang garis perbatasan Belu dengan Negara tetangga Timor Leste.

“Kita khawatirkan perbatasan ini banyak jalur tikus, karena itu harus diwaspadai dengan aksi-aksi illegal,” tegas dia.

Kesempatan itu disampaikan terimakasih kepada seluruh warga di perbatasan Belu yang mendukung aparat keamanan dalam menjaga situasi sehingga selalu kondusif.

“Terimakasih juga kepada BNPP atas sinergitasnya dan solidaritas TNI-Polri dalam mengatasi situasi di perbatasan Belu sehingga aman, dan jaga profesionalisme di batas negara,” ucap Kusuma.

Terkait Covid-19, meski daerah perbatasan Belu masuk zona hijau, Ka Bais TNI menghimbau kepada warga di perbatasan Belu untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan. Mindset warga harus dirubah guna mematuhi protokol kesehatan dalam mencegah wabah Corona.

Sementara itu, Bupati Belu Willy Lay menyampaikan terimakasih kepada Ka Bais TNI beserta rombongan yang telah meninjau daerah perbatasan Belu dengan Negara Timor Leste.

“Untuk kondisi atau situasi di daerah perbatasan Belu semuanya kondusif,” ujar Lay.

Diketahui, dalam kunker itu Ka Bais TNI, Marsekal Madya TNI Kisenda Wiranata Kusuma menanam anakan pohon di taman patung Ir. Soekarno di kompleks PLBN Mota’ain. Kemudian membagikan bantuan sembako secara simbolis kepada perwakilan warga, Dandim 1605/Belu dan Dansatgas Yonif RK 744/SYB di Pos Satgas Mota’ain.