Tingkatkan Produktifitas Pertanian, Bupati Belu Tinjau Lahan Warga di Desa Manleten

Bagikan Artikel ini

Atambua, NTTOnlinenow.com – Bupati Belu, Willybrodus Lay meninjau lahan pertanian milik warga di Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL, Selasa (12/5/2020).

Bupati Willy Lay dalam peninjauan itu memberikan apresiasi kepada warga desa setempat bersama Pemerintah Desa Manleten yang serius dalam mengembangkan sektor pertanian dalam memenuhi kebutuhan warga.

Pemerintah Belu, jelas Bupati Lay selalu mendukung sektor pertanian dalam meningkatkan produktifitas pertanian sendiri meski masih terdapat keterbatasan. Namun, setidaknya pemerintah terus membantu warga dalam menghadapi Covid-19.

Tujuan pemerintah tidak lain dalam meningkatkan produktifitas warga petani sendiri dalam mengelolah lahan pertanian, dan pemerintah selalu mendukung kegiatan tersebut dengan alat pertanian dan lain sebagainya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Geradus Mbulu yang turut mendampingi Bupati Willy Lay dalam peninjauan itu mengatakan, lahan yang diolah kurang lebih 30 Ha ini merupakan tanah suku yang akan diberikan kepada 30 kk untuk digarap.

Ditambahkan bahwa, lahan pertanian ini rencananya akan ditanami dengan berbagai tanaman ekonomis baik umur pendek maupun umur panjang seperti jagung, kopi serta tanaman holtikultura lainnya demi menunjang kesejahteraan keluarga.

“Lokasi lahan ini akan dibantu penyiraman oleh alat horse. Jadi penyemprotan saat kemarau ini menggunakan alat tersebut,” ujar dia.

Mbulu akui, untuk meningkatkan produktifitas pertanian masih terdapat banyak kekurangan. Namun, pihaknya berharap apa yang telah diupayakan pemerintah bisa membantu masyarakat mengurangi beban atau ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Dia berharap, semoga warga masyarakat terdampak sosial akibat pandemi Covid-19 bisa dibantu dengan mengolah lahan pertaniannya secara baik. Sehingga bisa menambah pendapatan guna memenuhi kebutuhan warga mereka.

Mbulu tambahkan, sesuai rencana lahan pertanian warga seluas 30 hektar akan ditanami tanaman jagung dan kopi dalam minggu kedua atau ketiga dalam bulan ini. (YB/advetorial-Dinas Kominfo Kabupaten Belu)