Alumni SMKPPN Kupang Tanam Pohon dan Tabur Benih Ikan di Bendungan Rotiklot

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Ikatan Alumni SMK Pertanian Pembangunan Negeri (SMKPPN) Kupang menggelar aksi penghijauan di bendungan Rotiklot, Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Sabtu (18/1/2020) pagi.

Aksi penghijauan wujud peduli lingkungan dan kelestarian alam dilakukan dengan menanam lima ratus jenis anakan pohon di kompleks bendungan Rotiklot salah satu bendungan terbesar di pulau Timor Barat wilayah perbatasan RI-RDTL.

Wakil Bupati Belu, J. T Ose Luan hadir dalam aksi penghijauan itu melakukan penanaman simbolis bersama Ketua Ikatan Alumni SMKPPN Kupang Atik Salomi Batem dilanjutkan penanaman oleh ratusan para alumni yang tersebar di seluruh Kabupaten se-NTT.

Selian ikatan Alumni SMKPPN Kupang, turut hadir dalam kegiatan penghijaun peduli kelestarian alam dalam kompleks bendungan raksasa di perbatasan Belu itu, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Belu, Camat Kakuluk Mesak beserta seluruh Kepala Desa dan perangkat serta pihak Kehutanan.

“Kegiatan penghijauan ikatan Alumni SMKPPN Kupang yang dilakukan dengan memilih bendungan Rotiklot ini sebagai bentuk peduli lingkungan,” ujar Wabup J. T Ose Luan dalam arahan singkat.

Dikatakan bahwa, upaya yang dilakukan ikatan alumni SMKPPN Kupang sebagai bentuk menjaga kelestarian alam bendungan Rotiklot dengan menanam sejumlah anakan pohon sangat positif bagi lingkungan dan alam di bendungan.

Alumni SMKPPN Kupang Tanam Pohon dan Tabur Benih Ikan di Bendungan Rotiklot

“Ini satu kebanggaan, sangat luar biasa dan positif. Kalian alumni berpikir tentang penghijauan dan tempat ini akan indah dengan kehidupan pohon-pohon,” kata Ose.

Sementara itu Ketua Ikatan Alumni SMKPPN Kupang Atik Salomi Batem mengatakan, maksud kegiatan melakukan penghijauan ini wujud kepedulian alumni terhadap lingkungan dan kelestarian alam di bendungan Rotiklot. Kami dengar bahwa lokasi di sini adalah lokasi rawan longsor yang memang salah satu solusinya adalah dengan menanam pohon.

“Jenis pohon yang kita tanam ada sonokeling, trembesi sekitar 500 anakan yang dibantu Dinas Kehutanan dan flamboyan dari Bupati Belu,” ujar dia.

Lanjut Atik, selain aksi penghijauan dengan menanam pohoh, bersamaan ikatan alumni juga melakukan penaburan 250 ekor benih ikan nila di bendungan Rotiklot. “Kegiatan penghijauan ini a agenda rutin tiap tahun, juga aksi kemanusiaan terhadap sesama yang sering kita lakukan tiap tahunnya,” jelas Atik.

Senada Ketua Panitia, Oscar Salean menuturkan, kegaiatan penghijauan ini pertama kali dilakukan di Belu sebagai bentuk peduli lingkungan dengan menanam anakan pohon jenis sonokeling, akasia,cemara dan flamboyan. Hal ini selain menjaga kelestarian alam juga guna mencegah erosi.

“Kita pilih karena bendungan baru, dimana ada perubahan erosi sehingga sasaran kita rehabilitas lingkungan dengan tanaman- tanaman. Selain tanam pohon umur panjang dam bertahan hidup ada juga penaburan benih 250 ekor ikan nila di kolam bendungan Rotiklot,” terang Oscar.