BKAD Berlakukan Penghapusan Denda Atas PBB Hingga 31 Oktober Mendatang

Bagikan Artikel ini

Kupang, NTTOnlinenow.com – Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, atau BKAD Kota Kupang, Jefri Pelt mengatakan, pemerintah Kota Kupang memberikan Tax Amnesty berupa penghapusan denda pajak bumi dan bangunan, atau PBB tahun 2017 kebawah. Penghapusan Denda pajak bagi wajib pajak khusus PBB telah diberlakukan sejak dibukanya Pekan PBB pada tanggal 22 Agustus 2019 lalu, dan akan berakhir pada 31 Oktober 2019.

“Jadi Wajib pajak yang belum membayar pajak sejak tahun 2017 kebawah tidak akan dikenai denda saat membayar PBB. Para Wajib pajak hanya dikenai biaya pokok pajak, tanpa didenda sepeserpun jika membayar sampai pada 31 Oktober mendatang,” kata Jefri Pelt kepada wartawan di Kupang, Selasa (27/08/2019).

Jefri Pelt mengatakan, pemerintah Kota Kupang, sengaja memberlakukan tax amnesty berupa penghapusan denda PBB untuk menarik minat warga untuk membayar PBB. Pasalnya sampai saat ini cukup banyak wajib pajak telah menunggak pembayaran PBB selama bertahun-tahun, sehingga mereka enggan untuk membayar pajak karena takut dikenakan denda yang cukup besar.

“Cukup banyak wajib pajak yang belum membayar pajak hingga saat ini. Untuk cara ini sebagai salah satu upaya untuk mendorong masyarakat untuk membayar pajak,” kata Jefri.

Jefri Pelt mengaku, meskipun pihaknya memberlakukan tax amnesty kepada masyarakat, namun target perolehan Pendapatan Asli Daerah, atau PAD, tidak mengalami penurunan. Bahkan untuk target perolehan PAD untuk tahun 2019, dinaikan menjadi sebesar Rp.15 Miliar, jika dibanding tahun sebelumnya yang cuma sebesar Rp.13 Miliar.