Kampanye Lingkungan, Mahasiswa Unhas Bersih-Bersih Sampah di Desa Silawan Batas RI-RDTL

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Selain melakukan KKN di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, 18 Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (Unhas) asal Kota Makkasar, Provinsi Sulawesi Selatan gencar melakukan kampanye lingkungan.

Kampanye lingkungan wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan ditandai dengan aksi bersih-bersih sampah di Desa Silawan oleh Mahasiswa Unhas bersama warga di perbatasan, Sabtu (20/7/2019).

Sofyan selaku Koordinator Mahasiswa Unhas mengatakan, sebelum berangkat ke lokasi KKN di Desa Silawan, pihaknya terlebih dahulu telah mendapat pembekalan dengan pelatihan active citizen (warga aktif) yang mendoktrin kami.

“Dimana doktrinnya dalam melaksanakan projek sosial tidak harus denga biaya yang besar, dan kami terapkan dalam kegiatan ini. Hasilnya, tenda, kursi, hadiah, dan mobilisasi peserta masing-masing ditanggung oleh pihak-pihak terkait yang ada di desa,” ujar dia.

Jelas Sofyan, aksi lingkungan sehat bersih-bersih sampah melibatkan seluruh stake holder Desa Silawan seperti pejabat desa, puskesmas, sekolah, Satgas Pamtas TNI, Kepolisian, tokoh masyarakat, tokoh agama dan warga setempat.

Dalam kegiatan itu juga turut hadir Camat Tasifeto Timur dan Kepala BNPP yang ikut berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan kampanye lingkungan sehat.

“Peserta mulai berjalan dari SMKN 2 Belu menuju Pantai Silawan sambil memungut sampah. Berjalan sambil memungut sampah memiliki dua makna, yaitu jasmani kuat dan lingkungan sehat yang penting untuk pembangunan Desa,” ujar Sofyan.

Dituturkan, setelah berjalan lebih kurang 2 kilo meter sambil memungut sisa sampah, peserta berkumpul di Pantai Silawan. Sampah yang dipungut langsung dikumpulkan pada tempat sampah yang telah disediakan.

“Disamping kegiatan bersih-bersih sampah diselingi juga dengan pengundian dorprize. Sampah tersebut kami kumpul untuk diolah menjadi kerajinan tangan biar tidak mengganggu lingkungan,” terang dia.

Masih menurut Sofyan, kegiatan kampanye lingkungan bebas sampah di Desa Silawan diberi nama Silawan Clean up Day dengan mengangkat tema Mai Ita Halakon Foer (Sampah Adalah Musuh Kita Bersama).

Kegiatan peduli lingkungan sehat didesain dalam model kampanye dengan berkumpul di tempat keramaian agar disaksikan oleh masyarakat setempat.

“Tujuaanya untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat akan bahaya sampah, utamanya sampah plastik,” ucap dia.