Pengadaan Material Pembangunan Bendungan Napun Gete Dibeli Dari Suplayer Resmi

Bagikan Artikel ini

Maumere, NTTOnlinenow.com – Project Manager Pembangunan Bendungan Napun Gete PT. Nindya Karya (NK) Cabang Maumere, Dika Riansyah mengatakan, pelaksanaan kegiatan pekerjaan proyek pembangunan Bendungan Napun Gete di Desa Ilin Medo, Kecamatan Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), PT. Nindya Karya (NK) Persero Cabang Maumere tidak ada urusan dengan aktifitas galian tambang material pasir. Sebab, pengunaan material jenis pasir pada kegiatan pekerjaan Bendungan Napun Gete tersebut oleh PT. NK dibeli dari suplayer resmi yang memiliki ijin tambang di Desa Egon, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka.

“PT NK tidak ada urusan dengan aktifitas penambangan karena material yang dibutuhkan untuk pekerjaan bendungan, dibeli dari tiga suplayer yang memiliki izin tambang resmi di Desa Egon, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, yakni CV Kompak Indah, Nusa Tenggara Jaya (NTJ), dan Citra Raya Indah (CRI),” kata Project Manager Pembangunan Bendungan Napun Gete PT. NK Cabang Maumere, Dika Riansyah kepada wartawan di Maumere, Selasa 2 Juli 2019, sekira pukul 11.30 wita.

Menurutnya, untuk aktifitas pembangunan Bendungan Napun Gete PT. Nindya Karya tidak mungkin membeli material pasir dari suplayer yang sedang melakukan aktifitas tambang tapi tidak mengantongi izin dari Pemerintah Daerah (Pemda) Sikka.

“Jadi Kami tidak punya urusan dalam aktifitas tambang menambang, karena kami hanya membeli material dari suplayer yang memiliki ijin,” katanya.

Ditahun 2018 lalu, lanjut Dika PT. Nindya Karya telah membayar galian C ke Pemda Sikka senilai Rp.978 juta.
Selain itu dia juga mengatakan, PT. Bumi indah adalah salah satu perusahaan yang ikut pada pekarjaan Bendungan Napun Gete sebagai subkon dari PT. Nindya Karya.

“Tempat penyimpanan material pasir itu ada di Wairterang Kecamatan Waigete. “Jadi PT. Bumi Indah itu juga beli material pada suplayer yang resmi. Dari lokasi tambang material itu diangkut dan ditaruh di lokasi penampungan material sementara milik PT. Bumi Indah sehingga muda dibawa ke lokasi proyek Bendungan Napun Gete menggunakan mobil truk dengan kapasitas besar,” jelas Dika.

Sementara itu Penanggungjawab PT. Bumi Indah di Maumere Ridho saat ingin dikonfirmasi wartawan masih beradah di lokasi penyimpanan material sehingga sulit dikonfirmasi media ini.