NTT Alami Inflasi 0,82 Persen

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Pada bulan November 2018, Kota-kota di Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami inflasi sebesar 0,82 persen dengan lndeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 132,26.

Kepala Badan Pusat Statistik BPS Provinsi NTT, Maritje Pattiwaellapia sampaikan ini kepada wartawan di kantornya, Senin (2/11/2018).

Maritje menjelaskan, dari dua kota inflasi di NTT, Kota Kupang mengalami inflasi sebesar 0,87 persen sedangkan Kota Maumere juga mengalami inflasi sebesar 0,48 persen.

“Akumulasi untuk provinsi mengalami inflasi 0,82 persen. Angka ini masih terkendali, walaupun selama empat bulan NTT mengalami inflasi,” kata Maritje.

Menurut Maritje, inflasi November 2018 di NTT terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada 6 kelompok pengeluaran, dimana kelompok transpor mengalami kenaikan terbesar yaitu sebesar 3,52 persen dan bahan makanan sebesar 0,40 persen.

“Sedangkan kelompok makanan jadi mengalami penurunan indeks harga,” ungkap Maritje.

Dia menyebutkan, pada November 2018, dari 82 kota sampel IHK Nasional, 70 kota mengalami inflasi dan 12 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Merauke sebesar 2,05 persen dan terendah terjadi di Kota Balikpapan dengan inflasi sebesar 0,01 persen.

“Deflasi terbesar terjadi di Kota Medan sebesar 0,64 persen dan terendah di Kota Pematang Siantar dan Pangkal Pinang sebesar 0,01 persen,” ujar Maritje.