Caleg Golkar Dilarang Tebar Janji ke Masyarakat

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Pesta Demokrasi Pemilihan Calon Legislatif (Caleg) dan Pemilihan Presiden tahun 2019 akan dilaksanakan serentak pada tanggal 17 April tahun depan.

Terkait hal itu, Ketua DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Belu, Yohanes Jefry Nahak mengatakan bahwa ada satu hal yang dilarang Partai yakni menebar janji.

“Caleg dilarang janji-janji ke masyarakat,” tegas Epy dalam dialog bersama warga perumahan Jokowi di Dusun Laka Ritirai, Desa Dualauas, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Sabtu (1/12/2018).

Dikatakan bahwa, para Caleg harus turun ke lapangan melakukan sosialisasi guna mendulang dukungan tanpa mengintervensi atau memberikan janji ke masyarakat.

“Kalau tidak ada Caleg yang turun ke lapangan laporkan ke saya,” ujar dia.

Lanjut Epy, Partai Golkar merekrut Caleg bukan asal merekrut, tapi kita rekrut Caleg yang mempunyai kualitas serta kemampuan yang mana sesuai prosedur dalam Partai.

“Saya minta Caleg tolong hindari janji-janji politik kepada masayarakat,” tandas Ketua Partai Golkar Belu itu.

Partai Golkar, Partai besar yang tetap mempertahankan Pancasila sebagai dasar Negara. Kegiatan tidak sebatas hari ini, kita akan selalu turun ke lapangan melakukan sosialisasi dan kampanye terbatas.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPD I Partai Golkar Propinsi NTT, Melkiades Laka Lena, Caleg Propinsi NTT serta Caleg Kabupaten Belu dapil II Kecamatan Atambua Barat dan Kakuluk Mesak.