Polisi Gerebek Arena Judi Sabung Ayam dan Bola Guling di Malaka

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Malaka, NTTOnlinenow.com – Kepolisian Resor (Polres) Belu melalui Polsek Malaka Tengah melakukan penindakan perjudian dengan menggerebek arena judi sabung ayam dan bola guling (BG) di wilayah Kabupaten Malaka.

Lokasi perjudian jenis sabung ayam dan bola guling yang digerebek aparat Kepolisian terletak di Bakateu, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah wilayah hukum Polres Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-Timor Leste.

Dalam tindakan penggerebekan itu aparat Kepolisian berhasilkan mengamankan dua ekor ayam aduan, satu buah meja bola guling, layar meja, alas kaki meja, sejumlah uang sebagai barang bukti dan beberapa orang warga diduga pelaku judi.

Demikian hal tersebut dibenarkan Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing ketika dihubungi wartawan NTTOnline di Atambua Sabtu, (24/11/2018) sore.

Dia membenarkan bahwa tindakan penggerebekan kegiatan perjudian di wilayah Kabupaten Malaka pada Selasa pagi dilakukan tim gabungan Polres Belu dan Polsek Malaka Tengah berdasarkan laporan warga setempat.

Jelas Tobing, sebelum melakukan penindakan diawali dengan tahapan pelaksanaan penggerebekan perjudian oleh team pada tanggal 23 malam pukul 21.00 Wita di Mako Polsek Malaka Tengah oleh Kapolsek dengan tujuan mendapatkan informasi terkait lokasi permainan judi.

Selesai itu pukul 22.00 Wita dilakukan penentuan konsolidasi mencapai titik akhir dengan kesimpulan penentuan target pelaksanaan penggerebekan arena perjudian yang dihadiri KBO Intelkam Polres Belu, Baur Paminal, Kanit Intel, Kanit Provos Polsek Malaka Tengah serta Anggota Reskrim Polsek Malaka Tengah.

“Pagi tadi tim dibawah pimpinan Kapolsek berangkat dan tiba di lokasi target operasi, terlihat para pemain judi berhamburan meninggalkan lokasi dengan sebagiannya lari sambil menggendong ayam,” urai Tobing.

Di lokasi perjudian sabung ayam yang menjadi target operasi, aparat menemukan alat yang digunakan maupun tempat yang menjadi fasilitas digelarnya kegiatan perjudian seperti kandang sabung ayam, tenda permainan bola guling serta bangku atau tempat duduk yang terbuat dari papan kulit kayu.

Selanjutnya tim mengamankan barang bukti serta beberapa orang diduga pelaku judi. Kemudian memeriksa fasilitas perjudian dan membongkar kandang taji ayam, tenda bola guling dan kembali Mapolsek guna mendata barang bukti serta mengambil keterangan beberapa orang yang ikut diamankan.

Tambah Tobing, tindakan penertiban 303 tidak saja dilakukan di wilayah Kabupaten Malaka. Setelah selesai kegiatan penertiban di Malaka akan dilakukan juga tindakan serupa di Kabupaten Belu.

Sementara itu Ako salah seorang warga ketika dimintai keterangan Polisi mengaku, dirinya termasuk warga sangat mendukung kegiatan Kepolisian dalam menertibkan perjudian, karena itu penyakit masyarakat. Selama ini di lokasi kegiatan judi sabung ayam dan bola guling dilakukan dari pagi hingga sore.