Distan NTT Desain Pengembangan Pertanian Lahan Kering Kepulauan

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sedang membuat grand design pengembangan pertanian lahan kering kepulauan sesuai program yang digagas gubernur terpilih periode 2018- 2023.

Kepala Distan NTT, Anis Tay Ruba sampaikan ini kepada wartawan di Kupang, Kamis (9/8/2018).

Menurut Anis, penjabat gubernur telah menggelar rapat dengan semua organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan kristalisasi terhadap semua program yang digagas gubernur dan wakil gubernur terpilih. Kristalisasi program di masa transisi ini sangat penting sehingga ketika dilantik, program yang digagas itu tinggal dilaksanakan.

Khusus untuk Distan, lanjut mantan penjabat Bupati Ngada ini, difokuskan pada pengembangan pertanian lahan kering kepulauan dengan marungga sebagai andalannya. Saat ini sedang dilakukan grand design dengan melibatkan perguruan tinggi, badan penelitian, dan teknokrat.

“Kami juga sedang himpun benih marungga untuk ditanam pada musim penghujan tahun ini. Tentunya pelaksanaan program ini didahului peluncuran dan sosialisasi dengan fokus di lahan kering,” papar Anis.

Dia menyampaikan, pihaknya terus melakukan diversifikasi pangan dengan mendorong masyarakat untuk menanam marungga di lereng, pagar dan pekarangan. Sehingga kebutuhan akan sayur lokal tetap tersedia. Saat ini juga sedang dilakukan identifikasi dan penjajakan lahan marginal untuk ditanam tanaman monikultur.

“Selain untuk konsumsi, marungga juga dimanfaatkan untuk kepentingan gizi. Kita akan konsultasi dengan mitra untuk mengembangkan kelor/marungga agar bisa dijadikan bahan baku industri farmasi,” terang Anis.