Pemkab Belu Siapkan 20 Hektare Lahan Untuk Pembangunan SMK dan Politeknik

Bagikan Artikel ini

Atambua,NTTOnlinenow.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu mendukung penuh rencana pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Politeknik oleh Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI di wilayah Belu, Timor Barat perbatasan Indonesia dengan Timor Leste.

Terkait rencana pembangunan oleh Kemenhan RI, Pemkab Belu akan menyediakan lahan seluas 20 hektare untuk lokasi pembangunan SMK dan Politeknik.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Belu, Willybrodus Lay saat dihubungi media belum lama ini via telepon seluler.

Bupati Willy mengatakan, dirinya mendukung 100 persen pembangunan SMK dan Politeknik yang direncanakan oleh Kementerian Pertahanan RI di daerah perbatasan Belu.

Tim Dari Kemenhan dan Pemkab Belu Tinjau Lokasi

“Pemda akan menyediakan lahan pembangunan rencana 20 hektare. Belum tahu pasti lokasinya, karena kemarin sudah kita tinjau lokasi tapi mereka belum putuskan dimana lokasinya,” ujar dia.

Willy menjelaskan bahwa, rencana Kemenhan RI membangun SMK dan Politeknik di daerah perbatasan Belu dengan Negara tetangga Timor Leste sangat positif bagi warga perbatasan.

“Terimakasih untuk Kemenhan RI atas kepedulian di bidang pendidikan. Ini hal positif mendekatkan pendidikan juga meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di daerah perbatasan,” ucap dia.

Ketua Tim Pokja Kemenhan RI, Mayjen TNI Nugroho Sulistyo Budi pada pertemuan dengan Bupati Belu, Willybrodus Lay, Wakil Bupati J. T Ose Luan bersama Tim Pokja Kemhan dan Dandim 1605/Belu, Letkol Inf. Ari Dwi Nugroho, Kamis (4/6/2020) sebelumnya mengatakan, rencana pembangunan SMK dan Politeknik di Kabupaten Belu untuk tingkatkan kualitas SDM di daerah perbatasan Belu dengan Timor Leste.

Tim Dari Kemenhan dan Pemkab Belu Tinjau Lokasi

“Hal ini untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di daerah Belu perbatasan RI-RDTL sebagai Serambi Depan Indonesia,” ungkap Nugroho Budi.

Disampaikan bahwa, pengembangan kawasan perbatasan RI-RDTL oleh Pokja Kemenhan RI bidang politik meliputi pengembangan bidang pertanian dan perikanan teknik.

“Pada politeknik dan SMK akan di asramakan, rencana tahun depan sudah mulai di eksekusi dan dibutuhkan akselerasinya,” sebut Nuhrogo Budi.

Untuk diketahui, selesai pertemuan Tim Pokja Kemenhan RI didampingi Bupati Belu, Dandim 1605/Belu, Danramil Atapupu, Kepala BPN Kabupaten Belu, Camat Kakuluk Mesak dan perwakilan OPD melaksanakan survey lokasi rencana pembangunan SMK dan Politeknik di wilayah Kecamatan Kakuluk Mesak.

Selian itu, lokasi lahan yang ditinjau lainnya yakni Dusun Raibasin, Desa Manleten, Kecamatan Tastim, Dusun Lelowai, Desa Fatuketi, Berluli, Desa Dualaus, Atapupu- Desa Jenilu, Desa Kenebibi dan Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Belu wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL. (YB/Advetorial-Dinas Kominfo Belu)