Kapolda NTT Minta RSB Titus Uly Utamakan Pelayanan Masyarakat

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol Raja Erizman meminta jajaran pihak Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Titus Uly untuk tidak hanya mengutamakan keuntungan semata, tetapi lebih mengutamakan pelayanan kepada seluruh masyarakat.

Hal ini disampaikan Kapolda Raja Erizman dalam sambutannya saat acara Peresmian Ruang Bronchoscopy, VVIP Mawar, CT Scan & Launching Sistem Pelayanan Berbasis Teknologi Informasi di Lingkungan RSB Titus Uly Kupang, sekaligus dalam rangka HUT Bhayangkara ke- 72 dan HUT RSB Titus Uly ke-51, Kamis (5/7/2018).

Menurut Kapolda, kesehatan sangat penting dalam kehidupan umat manusia. Ada tiga hal yang melekat yaitu, kesehatan, pendidikan dan pendapatan yang layak. Manakala seseorang telah memenuhi tiga hal tersebut maka dapat dikatakan bahwa orang tersebut telah memiliki kehidupan yang dapat dikategorikan layak.

“Untuk itu, RSB Titus Uly sebagai salah satu satuan kerja pada Polda NTT, memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di daerah ini,” ungkapnya.

Raja Erizman juga mengapresiasi RSB Titus Uly Kupang yang sejak berdirinya pada tanggal 3 Oktober 1967 hingga saat ini tetap eksis dalam melayani masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Terutama bagi masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya.

“Ini merupakan salah satu kado istimewa yang bertepatan dengan HUT Bhayangkara ke-72 pada tahun 2018, dan diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih signifikan bagi peningkatan pelayanan kesehatan di Kota Kupang khususnya dan NTT pada umumnya,” ujarnya.

Dia menyatakan, Rumah Sakit Bhayangkara merupakan simbol pelayanan Polri kepada masyarakat khususnya pelayanan di bidang kesehatan. Karena itu, hendaknya senantiasa meningkatkan tingkat kepuasan dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Karena kepuasan adalah tingkat perasaan batin konsumen setelah membandingkan antara apa yang diharapkan dan apa yang konsumen terima,” katanya.

Raja Erizman mengungkapkan, standarisasi pelayanan RSB tingkat tiga Titus Uly menjadi tantangan terbesar dalam mewujudkan cita-cita karena harus didukung oleh peningkatan kualitas seluruh sumber daya yang ada dengan anggaran yang cukup, namun melalui efisiensi dan efektivitas di segala bidang serta dengan semangat kebersamaan.

“RSB tingkat tiga Titus Uly secara berkesinambungan telah banyak melakukan perubahan pembaharuan dan penyempurnaan untuk memberikan pelayanan terbaik sehingga keberadaannya akan sangat dirasakan oleh masyarakat dan senantiasa meningkatkan kinerja yang lebih profesional,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Kapolda juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap inovasi dan peningkatan pelayanan yang telah dilakukan oleh RSB Titus Uly. “Dan juga saya ingin berpesan kepada seluruh personil di RSB terutama kepada Kabiddokkes, agar keberadaan RS ini jangan hanya mengejar keuntungan atau profit tetapi utamakan pelayanan kepada seluruh masyarakat,” ujarnya.

Dia menyatakan, sering mendengar banyak keluhan dari masyarakat terhadap tingkat pelayanan di berbagai Rumah Sakit yang ada. Karena itu, perlu ditingkatkan pelayanan yang lebih manusiawi, dengan tidak membeda-bedakan siapa pun yang hadir dan butuh pelayanan kesehatan.

“Sekali lagi saya berpesan kepada jajaran RSB, utamakanlah pelayanan kepada seluruh masyarakat dan bermanfaat bagi personil polri juga kepada seluruh komponen masyarakat di wilayah Provinsi NTT,” katanya.

Raja Erizman menambahkan, salah satu wujud nyata inovasi yang telah dilakukan RSB Titus Uly kepada masyarakat adalah terus mengembangkan sarana dan prasarana yang ada. Diantaranya dengan penggunaan atau penerapan sistem pelayanan on line, pembangunan ruang VVIP serta pembangunan ruang Bronchoscopy.