10 SMA/SMK di Tapal Batas RI-RDTL Kunjungi Kantor Pabean Atambua
Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Perwakilan siswa-siswi dari 10 Sekolah Menangah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Timor Barat perbatasan RI-RDTL mendapat kesempatan mengunjungi kantor Bea Cukai (sudents visit customs) Atambua.
Program Bea Cukai Atambua memotivasi siswa-siswi di perbatasan melalui sudents visit customs telah diselenggarakan pada Kamis (19/4/2018) kemarin di Aula Lantai 2 Kantor Bea Cukai Atambua.
Demikian PLH Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Atambua, Anton Wirawan yang dihubungi media, Minggu (22/4/2018).
Adapun 10 sekolah yang mendapat undangan ikuti kegiatan students visit customs diantaranya, SMAN 1 Atambua, SMKN 1 Atambua, SMAK Suria Atambua, SMAN 1 Tasifeto Timur, SMAN 2 Tasifeto Barat, SMK Cartintes Atambua, SMAN 3 Atambua, SMA 17 Malaka, SMKN 1 Kefamenanu dan SMKN 1 Kupang.
Menurut Wirawan, students visit customs merupakan salah satu program sosialisasi dari Bea Cukai Atambua dalam rangka memperkenalkan Direktorat Jenderal Bea Cukai kepada masyarakat di kalangan dunia pendidikan.
“Kita undang perwakilan SMA/SMK se-Atambua, Malaka, TTU dan Kupang yang sudah selesai melaksanakan ujian nasional untuk mengikuti kegiatannya yang telah dilaksanakan berjalan lancar,” ujar dia.
Dikatakan, kegiatan students visit customs yang digelar Bea Cukai Atambua dipublikasikan melalui media sosial sehingga para pelajar yang berminat dari daerah lain juga bisa datang untuk mengikuti kegiatan tersebut.
“Tema acara students visit customs ini yang kita angkat yakni terkait tugas pokok dan fungsi Bea dan Cukai di perbatasan Indonedia dan Timor Leste. Serta kiat masuk PKN STAN 2018 sebagai salah satu jalur penerimaan pegawai Bea Cukai,” sebut Wirawan.
Tujuan kegiatan students visit customs sendiri, yakni memperkenalkan Direktorat Jenderal Bea Cukai kepada para siswa. Kegiatan ini juga sebagai media menarik minat siswa-siswa untuk menjadi Pegawai Bea Cukai di masa depan. Dengan harapan kita, nantinya akan ada anak daerah yang dapat mengisi formasi pegawai di Bea Cukai Atambua.
Lanjut dia, hal ini sejalan dengan adanya pengumuman dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang penerimaan calon siswa-siswi yang butuh regular maupun afarmasi dari daerah perbatasan pada lembaga pendidikan kedinasan, salah PKN STAN.
“Sehingga dalam acara itu juga disampaikan tentang lembaga pendidikan PKN STAN sebagai referensi jenjang pendidikan setelah lulus SMA nantinya. Dengan terselenggaranya acara itu dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswi untuk dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan tentunya dapat bergabung di Kementerian Keuangan,” pinta Wirawan.

