435 CPNS Kemenkumham NTT Diminta Tingkatan Kualitas Diri

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Sebanyak 435 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang mengikuti pembekalan orientasi, diminta untuk terus meningkatkan kualitas diri dalam bekerja.

Gubernur NTT, Frans Lebu Raya sampaikan ini dalam sambutannya saat membuka secara resmi kegiatan Pembekalan Orientasi CPNS Tahun 2017 Kementerian Hukum dan HAM Wilayah NTT di Aula El Tari, Senin (22/1/2018). Kegiatan Orientasi ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dengan tema “Sinergitas orientasi CPNS yang berkualitas.”

“Setelah mengikuti proses seleksi, memenuhi berbagai persyaratan serta dinyatakan lulus sebagai CPNS, saudara-saudari mesti merasa gembira dan bersyukur. Wujudkan syukur dan bangga tersebut dengan bekerja sebaik-baiknya, dalam membangun Indonesia di NTT. Tingkatkan terus kualitas diri dalam bekerja,” ujar Lebu Raya.

Lebu Raya dalam arahannya, meminta para CPNS untuk terus memperbaharui motivasi kerja. Menurutnya, motivasi awal menjadi PNS supaya dapat upah dan mempunyai gaji sendiri mesti dimurnikan dari hari ke hari.

“Jangan cepat berpuas diri sesudah menerima Surat Keputusan (SK) sebagai PNS. Harus selalu cerdas dalam bekerja, jadi PNS tidak boleh berhenti belajar. Mesti terus belajar. Mesti punya ilmu sehingga dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” harap Lebu Raya.

Lebu Raya juga mengingatkan para CPNS menjaga integritasnya sebagai abdi negara dan masyarakat. Harus punya komitmen dalam diri untuk bekerja dengan benar dan tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum.

“Orang yang memiliki integritas tidak akan mengatakan, saya tidak akan mencuri karena saya akan dihukum. Melainkan dia akan mengatakan, saya memang tidak mau mencuri karena kepribadian saya bukan pencuri. Itu baru namanya integritas, bukan karena takut dipecat atau dihukum,” tegasnya.

Gubernur NTT dua periode ini menekankan perlunya ditanamkan disiplin dalam diri. Disiplin yang dimaksudkan bukan saja soal datang, istirahat dan pulang tepat waktu. Tetapi lebih kepada disiplin dalam bekerja.

“Sejak tahun 2008, saya selalu mengkampanyekan kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas. Kita diterima sebagai PNS untuk bekerja. Kalau pekerjaan bisa diselesaikan hari itu, harus dituntaskan. Jangan tunda sampai besok,” pungkasnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Wilayah NTT, Muhammad Diah dalam laporannya menjelaskan, formasi CPNS KemenkumHAM NTT harusnya berjumlah 438 orang. Dua orang dari Formasi S-1 Analisis Keimigrasian mengundurkan diri serta satu orang lagi Formasi S-1 Perancang Peraturan Perundang-undangan diakomodir kantor Pusat Kementerian Hukum dan HAM. Karena itu, yang mengikuti kegiatan orientasi tersebut hanya sebanyak 435 orang.

Rincian formasinya terdiri dari Penjaga Lapas untuk formasi SLTA sejumlah 378 orang, Analis Keimigrasian untuk formasi S-1 sebanyak 30 orang, Pemeriksa Keimigrasian untuk formasi D-III sejumlah 12 orang serta Perawat dan Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Balai Kemasyarakatan (Bapas) untuk formasi S-1 sebanyak 15 orang.

“Untuk formasi tamatan SLTA dan D-III adalah seratus persen putera daerah NTT. Sementara formasi S-1, lima puluh persen adalah anak-anak NTT,” jelas Muhammad Diah seraya mengungkapkan kegiatan orientasi itu akan dilaksanakan dari tanggal 22 Januari sampai dengan 3 Februari 2018.

Muhamad Ramlan asal Maubesi, Kabupaten TTU dan Yulianda Adriana Putri Noa asal Pariti, Kabupaten Kupang, dua orang wakil CPNS mengungkapkan, seluruh proses seleksi penerimaan CPNS KemenkumHAM Wilayah NTT sejak saat pendaftaran sampai dengan pengumuman kelulusan dilakukan secara transparan, terbuka dan profesional.

“Seleksi awal dilakukan secara online. Tahap yang menentukan kelulusan adalah tes CAT (Computer Assisted Test). Kami tidak mengenal seorang pejabat pun di Kementerian Hukum dan HAM. Kami datang ke sini dalam keadaan kosong tanpa ada relasi siapa pun,” ungkap Muhamad Ramlan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Lebu Raya menyerahkan secara simbolis SK 80% kepada perwakilan peserta. Kepala Kantor KemenkumHAM, Muhammad Diah juga menyerahkan piagam penghargaan kepada beberapa instansi yang telah memperlancar pelaksanaan proses seleksi penerimaan PNS pada akhir Tahun 2017 lalu, diantaranya Ombudsman NTT, Polda NTT, Kantor Pos dan Giro NTT, TVRI NTT serta Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi NTT.