Wabup Ose : Pengamanan Arsip Sangat Penting

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen
Atambua, NTTOnlinenow.com – Wakil Bupati Belu, J. T Ose Luan mengungkapkan bahwa pengamanan Arsip di ditingkat daerah sangat penting sebab itu berhubungan dengan pribadi maupun Negara.

Hal itu ditegaskan Wabup Ose dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan temu konsultasi mekanisne kerja unit kearsipan bagi kasubag kepegawaian dan umum atau arsip lingkup Pemkab Belu di Hotel Nusa II, Timor Barat perbatasan RI-RDTL, Selasa (10/4/2018).

Dikatakan, penataan dan pengelolaan asrip harus aman. Hal tersebut guna menghindari terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yang berhubungan dengan pribadi maupun negara.

“Takutnya tiba-tiba arsip atau dokumen jatuh ke tangan orang lain, berarti keamanan tidak ada. Karena ada arsip untuk kepentingan OPD atau Pemerintahan yang tidak diketahui oleh orang lain,” tutur dia.

Kegiatan temu ini jelas Ose sangat penting dalam pembinaan untuk meningkatkan SDM arsip guna memiliki ketrampilan dalam mengelola dan menata setiap arsip di instansi masing-masing.

Menurut dia, Arsip itu selalu ada di setiap urusan surat menyurat. Orang selalu berpikir arsip itu di urutan terakhir, hal itu bukan karena tidak penting tapi wajib ada pada setiap dokumen. Apabila kalau ada dokumen tanpa arsip maka itu bukan dokumen.

“Dokumen yang legal atau sah itu harus punya asrip untuk supaya dikemudian hari diperlukakan untuk review atau yuridis saat terlibat hukum,” ujar mantan Sekda Belu itu.

Lanjut dia, satu keteraturan dalam surat menyurat itu penting yakni harus ada arsip. Selama ini orang anggap sepeleh tapi tidak pernah berpikir arsip itu punya fungsi kontrol dan pengamanan terhadap kegiatan Pemerintah apalagi berhubungan dengan kegiatan negara.

Dia menyebutkan, sebagian besar OPD belum mengerti cara pengeluaran surat dan arsip. Arsip digolongkan dalam dua yakni Arsip aktif dan tidak aktif. Aparatur Pemerintah mempunyai peran strategis dalam mengamankan dokumen daerah dan negara.

“Hal-hal keamanan arsip untuk kepentingan kita semua. Harus paham fungsi dan menfaat apa itu Kearsipan, itu penting supaya jangan salah. Dalam rangka arsip daerah di setiap OPD harus diberikan ke pihak Kearsipan,” ucap dia.

Kesempatan itu disampaikan dalam rangka mencapai tertib administrasi tentang arsip-arsip daerah, maka aparatur Pemerintahan merupakan unsur utama yang memiliki peran yang sangat strategis dalam mengemban tugas untuk penertiban arsip sebagai dokumen-dokumen negara.

Sesuai UU RI Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, maka Kabupaten Belu harus memiliki kemampuan untuk mengelola arsip daerah secara baik dan tertib, dalam rangka mengantisipasi berbagai permasalahan yang timbul berkaitan dengan arsip-arsip Pemerintah Kabupaten Belu dikemudian hari.

Wabup Ose berharap kepada semua Pimpinan OPD dan peserta yang merupakan utusan dari OPD masing-masing, agar dapat mengikuti kegiatan dengan serius dan memahaminya dengan baik sebagai pedoman pengelolaan Arsip Organisasi Perangkat daerah.

Sehingga pengetahuan tentang kearsipan yang di hasilkan bisa diterapkan dalam pelaksanaan tugas di OPD masing-masing. Berkenan dengan arsip yang merupakan dokumen Negara saya minta kepada seluruh pimpinan OPD agar dikelola secara maksimal serta dokumen arsip dinamis yang berkenaan dengan pengelola keuangan negara.

“Saya tegaskan harus berbanding lurus terhadap serapan dan realisasi anggaran OPD,” akhir Ose.