Juara Final Aqua DNC NTT, Laskar Batas Tim U-12 Bintang Timur Atambua Melaju ke Jakarta
Laporan Yansen Bau
Kupang, NTTOnlinenow.com – Tim A Usia-12 Sekolah Sepak Bola (SSB) Bintang Timur Atambua meraih juara turnamen Aqua Danone Nations Cup Regional 2018 Kupang NTT, Minggu (18/3/2018) di lapangan Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).
Tim dengan julukan Laskar Perbatasan itu berhasil merebut tiket ke turnamen Aqua DNC tingkat Nasional di Jakarta yang akan berlangsung pada bulan Juni mendatang.
Bintang Timur Atambua keluar sebagai juara satu setelah menumbangkan lawan tim SSB BMU Alor di laga final regional dengan skor 2-1 lewat 20 menit tukar gawang hasil imbang 1-1 dilanjutkan dengan tendangan adu pinalti 1-0.
Pemain dengan baju merah celana putih nomor punggung 9 tim Bintang Timur Atambua, Glens Saputra Bili penentu kemenangan usai menjebol gawang tim lawan di tendangan adu pinalti.
Juara II final turnamen ditempati tim BMU Alor disusul juara III tim Aerotex Kupang dan juara IV diraih tim Bali United Crista Romita Kupang.
Turnamen Aqua Danone Nations Cup regional NTT perdana dilaksanakan dalam tahun 2018. Sebanyak 38 tim sepak bola usia 12 dari berbagai Kota Kabupaten berlaga dalam turnamen selama dua hari sejak tanggal 17-18 Meret 2018.

“Kami sangat bangga, anak kami Bintang Timur Atambua berikan penampilan yang terbaik dan meraih juara,” tutur beberapa orang tua pemain.
Kemenangan anak-anak dibawa asuhan Coach Bert Pentury dan Coach Ofik mendapat pujian dari para orang tua juga pendiri SSB Bintang Timur Atambua Farry Francis yang hadir menyaksikan pertandingan selama dua hari itu.
“Mereka tetap jaga sportifitas, keduanya hebat. Kalau kalah di pinalti itu hanya masalah dewi fortuna, peruntungan tapi dua-dua bagus,” ujar Francis.
Terkait dengan juara I yang akan berlaga di tingkat Nasional turnamen Aqua DNC, jelas Fary, persiapan latihan akan dilakukan sebelum mengikuti turnamen berikut.
“Mereka akan persiapan, biar mereka pulang dulu karena masih ikuti ujian dan duduk bersama orang tua. Kita akan lakukan latihan, mereka akan di karantinakan,” ucap pendiri SSB Bintang Timur itu.
“Mereka sangat luar biasa, terimakasih untuk SSB Bintang Timur Atambua juga BMU Alor sudah berikan yang terbaik,” tambah Francis.

