Jelang Paskah, Polres Belu Operasi Penyakit Masyarakat

Bagikan Artikel ini

Laporan Yansen Bau
Atambua, NTTOnlinenow.com – Dalam rangka menciptakan kondisi dan kamtibmas jelang perayaan Paskah 2018, Kepolisian Resor (Polres) Belu akan melaksanakan operasi penyakit masyarakat (pekat).

Demikian Kapolres Belu, AKBP Christian Tobing, Kamis (15/3/2018) di  Atambua.

Menurut Tobing, operasi pekat tidak saja dilaksanakan di Kabupaten Belu, tapi juga dilaksanakan di Kabupaten Malaka yang masih dalam wilayah hukum Polres Belu.

“Operasi multi sasaran dilakukan di jalan raya. Selain itu penyakit minuman keras, perjudian serta
tempat hiburan malam,” terang dia.

Dijelaskan, selain personel Polres Belu dalam operasi pekat tersebut akan melibatkan juga rekan keamanan dari TNI serta instansi terkait Pemerintah baik di Belu maupun Malaka.

“Kita juga senantiasa melakukan patroli malam untuk menekan angka kriminal, mabuk-mabukan serta laka lantas,” kata Tobing.

Dia menambahkan, Polres Belu siap melakukan pengamanan selama perayaan Paskah berlangsung di wilayah Belu dan Malaka dengan melibatkan kekuatan dari setengah kekuatan Polres.

“Untuk pengamanan Paskah kita siapkan sekitar 500 personel dibantu rekan TNI serta tokoh pemuda lintas agama. Personel akan dikerahkan disetiap rumah ibadat serta rangkaian kegiatan jalan salib hidup,” jelas dia.

Tentunya dalam pengamanan itu, jelas dia Polri tidak sendiri tapi akan bersinergi dengan tokoh agama, tokoh, Forkopimda, TNI yang berada di wilayah Belu dan Malaka.

“Polisi dan tokoh pemuda lintas agama saling sinergitas dalam mengamankan perayaan Paskah. Harapannya, masyarakat umat Kristiani melaksanakan perayaan Paskah dengan aman, lancar, dan damai,” pungkas Tobing.