Pemuda Ditemukan Tewas, Diduga Bunuh Diri Loncat dari Jembatan Liliba

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Jembatan Liliba masih menjadi destinasi bunuh diri di kota Kupang, hal itu kembali terjadi dimana seorang pemuda berinisial (INBD) ditemukan tewas mengenaskan di bawah jembatan Liliba, Kota Kupang pada Selasa (30/1/2018) dini hari. Pemuda tersebut diduga bunuh dini dengan meloncat dari atas jembatan tersebut.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon Nugroho mengatakan, seorang saksi mata yang kebetulan melintasi jembatan Liliba pada pukul 02.00 Wita, melihat seorang pria sementara memarkirkan sepeda motor dan yang bersangkutan berdiri di bibir jembatan, kemudian yang bersangkutan membuat gerakan hendak melompat ke arah bawah jembatan.

“Saksi kemudian memutar kembali mobil untuk mengecek kepastian, saat kembali saksi tidak melihat yang bersangkutan ditempat semula sehingga saksi menghubungi aparat,” ungkapnya.

Menurut Anton, pukul 02.05 Wita anggota piket Reskrim dan Sabhara Polresta Kupang mendapat informasi dan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) jembatan Liliba, karena medan yang berbahaya, petugas kemudian menghubungi piket Basarnas.

“Sambil menunggu piket Basarnas datang, anggota Sabhara Polresta Kupang melakukan pencarian dengan menuruni tebing sungai Liliba sampai kedasar sungai yang airnya dangkal untuk lakukan pencarian yang tidak lama disusul piket Basarnas dengan perlengkapannya,” ungkapnya.

Anton yang ikut memantau langsung pencarian tersebut mengisahkan, pada pukul 02.50 Wita, anggota Sabhara Polresta Kupang dan Tim SAR yang melakukan pencarian dengan menyisir bawah jembatan akhirnya menemukan korban dalam keadaan tidak bernyawa atau meninggal dunia.

“Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan medis sambil menunggu hasil penyelidikan Satreskrim Polres Kupang Kota,” tuturnya.

Kapolresta Anton mengimbau masyarakat agar lebih mendekatkan diri kepada Tuhan melalui giat agama masing-masing untuk mempertebal keimanan serta rasa peduli terhadap sesama.

“Bagi keluarga apabila ada rekan atau anggota keluarganya yang tampak aneh diluar kebiasaan untuk segera melakukan tindakan medis maupun tindakan lain yang diperlukan untuk pemulihan,” imbaunya.

Kepada instansi pengelola maupun pemelihara jembatan, Anton juga menyarankan agar melakukan pembenahan sarana pengamanan di jembatan- jembatan terutama jembatan Liliba untuk menghindari setidaknya mempersulit akses orang yang mempunyai niat bunuh diri.