Walikota Mengaku Dilematis Soal Pemberhentian Honorer

Bagikan Artikel ini

Laporan Nyongki Mauleti
Kupang, NTTOnlinenow.com – Terkait wacana pemberhentian sejumlah tenaga honorer dilingkup pemerintah Kota Kupang, Walikota Kupang mengaku dilematis soal pemberhentian tenaga Honor dilingkup pemerintah Kota Kupang. Hanya saja kalau tidak ada rasionalisasi tenaga honorer, pengangkatan Honorer K2 menjadi PNS bakal sulit terealisasi.

“Pak Menteri Pemberdayaan Aparatur Negera Juga sudah menyampaikan kepada saya bahwa alasan K2 belum diangkat, karena banyaknya tenaga honorer di Kota Kupang,” Kata Walikota Kupang Jefri Riwu Kore.

Jefri mengaku, tidak berharap adanya rasionalisasi Honorer, tapi kalau keberadaan mereka tidak lagi dibutuhkan lagi pada dinas-dinas tempat mereka mengabdi, sesuai rekomendasi kepala dinas, badan maka sangat mungkin dirasionalisasi, karena beberapa faktor.

Baca juga : Daud Djirah: Keberadaan Honorer Masih Dibutuhkan

“Kita tidak berharap adanya rasionalisasi, karena mereka punya pegangan hidup. Akan tetapi rasionalisasi akan dilakukan jika keberadaan mereka tidak lagi dibutuhkan dinas, badan tempat mereka mengabdi,” kata Walikota.

Pada kesempatan itu, jefri menyatakan harapannya agar para honorer K2 bisa segera diangkat menjadi PNS. Pasalnya dari sekian banyak tenaga Honorer K2 yang belum diangkat menjadi PNS, ada yang sudah mengabdi dari tahun 1995. Bahkan diantara mereka ada yang sudah nyaris pensiun kalau mereka berstatus PNS. Untuk itu dirinya sangat berharap agar para honorer k2 dapat segera diangkat menjadi PNS.