Pengamanan Natal, Kapolda NTT: Jangan Coba-coba Mengganggu di Sini

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Polisi Agung Sabar Santoso mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

“Kita tidak mau perayaan natal dan tahun baru ada gangguan. Jangan coba-coba mengganggu di sini, siapa pun akan kita tindak tegas,” kata Kapolda Agung kepada wartawan di Kupang, Kamis (7/12/2017).

Menurut Agung, seluruh jajaran baik Polda maupun Polres di seluruh NTT sudah siap untuk melakukan pengamanan Hari Raya Natal di Provinsi berciri kepulauan itu.

Terkait pengamanan dimaksud, kata Agung, Polda NTT menyiapkan sebanyak 65 Pos Pengamanan (Pospam). “Kita akan tempatkan anggota di enam puluh lima (65) Pospam yang ada, bahkan kita akan turunkan dua per tiga (2/3) dari kekuatan personil kita untuk pengamanan ini,” ungkapnya.

Agung mengatakan, pihaknya akan meningkatkan pengamanan di tempat-tempat umum seperti bandar udara (Bandara) maupun pelabuhan yang ada, guna memberikan rasa aman kepada pengguna fasilitas umum.

Baca juga : Polda NTT Siapkan 65 Pos Pengamanan Natal 2017

“Ini kita lakukan supaya menjaga situasi tetap kondusif menjelang dan di saat umat merayakan hari raya keagamaannya, agar tidak ada premanisme maupun pungutan liar di tempat-tempat umum ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Agung mengungkapkan, untuk mengantisipasi gangguan situasi dan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pada momen tersebut, maka anggota Tim Penembak Jitu dibekali dengan pelatihan tambahan.

Pada kesempatan itu, Agung berharap agar masyarakat NTT turut membantu menjaga situasi tetap aman di daerah itu, dengan masing-masing menjaga diri dan lingkungannya tetap tertib.

Selain itu, dia menambahkan, jika masyarakat mendapati ada situasi atau keadaan yang tidak nyaman, agar segera menginformasikan kepada petugas keamanan.

“Bagi masyarakat yang akan pulang kampung dan rumahnya ditinggal dalam keadaan kosong, agar tolong memastikan rumahnya sudah terkunci rapat, dan menginformasikan kepada RT/RW setempat dan kepolisian,” tandasnya.