PDIP Janjikan Kejutan di Pilgub NTT

Bagikan Artikel ini

Laporan Jean Alfredo Neno
Kupang, NTTOnlinenow.com – Partai perlu melakukan konsolidasi habis- habisan dalam menghadapi pragmatisme berwajah kapitalisme politik yang sedang menggorogoti proses politik bangsa ini.

Hal tersebut ditegaskan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri saat pengumuman cagub cawagub Bali, I Wayan Koster dan Tjokorda Artha Ardana Sukawati yang juga dihadiri fungsionaris PDI Perjuangan se- Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sesuai rilis yang diterima media ini di Kupang, Sabtu (11/11/2017) menyebutkan, Megawati juga menekankan agar seluruh kader selalu mengobarkan semangat soliditas partai, gotong royong dalam pemenangan pemilukada.

Menurutnya, Pemilukada merupakan momentum strategis mengejawantahkan program nasional semesta berencana yg juga diimplementasikan di daerah.

Oleh karenanya, disamping sebagai wadah semangat demokrasi mewujudkan kedaulatan rakyat, pilkada juga sebagai jalan idiologis kerakyatan guna menjamin terpenuhinya harapan rakyat dalam pembangunan bukan hanya mengejar target elektoral semata.

Searah dengan ibu ketua umum, Ketua DPP Dr. Andreas Hugo Pareira, Dr. Ahmad Basarah, MM dan Nusyirwan Soejono, S.T saat rapat koordinasi bersama DPD dan DPC se-NTT yang digelar pasca pengumuman cagub/cawagub Bali di Gedung DPP PDI Perjuangan jl. Didepongoro Jakarta Sabtu (11/11).

Baca juga : Belum Tetapkan Balon Gubernur, Ini Mekanisme yang Dipakai PDIP

Menyingung siapa calon gubernur dan wakil gubernur NTT, ketiga fungsionaris DPP tersebut kompak menyatakan akan ada kejutan dalam waktu dekat ini.

Sementara itu dalam rapat DPP 10 November 2017, yang dipimpin langsung oleh Sekjen Hasto Kristianto dan Ketua DPP Bidang Pemenangan Pemilu, DPP telah memutuskan 4 kabupaten yakni Sumba Barat Daya, Kabupaten Kupang, Ende dan Nagekeo.

Terkait pasangan calon siapa yg diputuskan DPP di empat kabupaten tersebut masih belum dirilis dan akan menunggu momentum yang tepat untuk diumumkan ke publik.

Selanjutnya Dr. Andreas Pareira mengingatkan pentingnya melakukan konsolidasi internal agar partai semakin kompak dan solid menghadapi pilgub dan pilkada 10 kabupaten.

Andreas juga meminta agar segera kerahkan seluruh energi, amati secara cermat gelagat politik lokal sembari menguatkan modal sosial partai turun kebawah dalam memenangkan pertarungan kedepan.