FKM UPRI Gelar Sosialisasi Penyusunan Proposal Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Bagikan Artikel ini

Makasar, NTTOnlinenow.com – FKM-Universitas Pejaung RI Makassar adakan kegiatan Sosialisasi Penyusunan Proposal Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat oleh Masdarwati, SKM, M.Kes. dan “Sosialisasi Penyusunan Artikel Ilmiah” oleh Muliani Ratnaningsih, SKM, M.Kes, Sabtu (4/11/2017) di Kampus I Universitas Pejuang RI Makassar Jl.Gunung Bawakaraeng No.72 tepatnya di Aula Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM).

Kegiatan dibuka oleh Dekan FKM Universitas Pejuang RI Makassar, Dr.Arlin Adam, SKM,M.Si. dan dihadiri oleh seluruh dosen tetap FKM-Universitas Pejuang RI Makassar dan beberapa dosen luar biasa.

Arlin Adam dalam sambutanya menyatakan “kegiatan seperti ini perlu terus diadakan, jika ada yang telah mengikuti pelatihan seharusnya ilmunya ditransfer ke teman-teman yang lain supaya informasi dan ilmunya tersebar secara merata kepada semua dosen” Ungkap Dekan FKM UPRI ini di depan para peserta sosialiasi ini.

Masdarwati yang merupakan pemateri penyusunan proposal penelitian dan pemberdayaan masyarakat menyatakan “Dosen mempunyai tiga kewajiban yaitu pertama, Pendidikan dan Pengajaran; kedua Penelitian dan ketiga, Pemberdayaan Masyarakat. Selama ini, dosen lebih banyak fokus pada kegiatan pendidikan dan pengajaran saja, sementara kegiatan penelitian dan pemberdayaan masyarakat terkadang terabaikan. Oleh karena itu, para dosen perlu mendapat motivasi untuk melaksanakan kegiatan tri darma perguruan tinggi secara lengkap” ungkapnya.

Lanjut Masdarwati “Penyusunan proposal tersebut harus mengacu pada RIP dan roadmap penelitian Universitas Pejuang RI Makassar” ungkap Masdarwati yang juga merupakan ketua Jurusan Gizi Kesmas pada prodi FKM Universitas Pejuang Ri Makassar ini.

Muliani Ratnaningsih yang merupakan pemateri penyusunan artikel ilmiah menambahakan bahwah “publikasi hasil penelitian juga masih sering terbaikan oleh para dosen yang telah melakukan penelitian, padahal dana untuk itu telah tersedia di kemenristekdikti” ungkap Muliati yang merupakan Dosen Tetap Yayasan FKM Universitas Pejuang Ri Makassar ini. (Amirulllah)