Kekeringan juga Mengancam Peternakan di Sumba Timur
Laporan Muhammad Habibudin
Waingapu, NTTOnlinenow.com – Kekeringan yang melanda kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dapat mengancam para peternak yang ada di wilayah itu disebabkan padang rumput di pegunungan dan lereng gunung tempat melepas ternak itu kering kerontang.
“Para peternak sudah mengeluh akibat kekurangan rumput di padang, maka ternakpun sudah dilepas kemana-mana untuk mencari makan,”tandas Umbu Hanis peternak sapi di desa Hambapraing kecamatan Hahar, Rabu (18/10/2017).
Menurut Hanis, pada musim kemarau tahun lalu masih terdapat persedian makanan ternak seperti rumput di padang masih tumbuh karna hujan masih ada, tetapi tahun ini musim kemarau sangat panjang sehingga rumput di padang menjadi kering.
Baca juga : Karya Bhakti TNI, Kodim 1601 Sumba Timur Bangun Kantor Desa Banggawatu
“Kita peternak hanya mengeluh dan berharap mata pencarian kita cuma beternak sapi, kerbau dan kuda apalagi sapi jenis ongole memerlukan makanan yang cukup banyak,”ujarnya.
Senada dengan Hambaronja warga Rende menuturkan, musim kemarau panjang banyak peternak yang melepaskan ternaknya keluar dari kandang untuk mencari rumput, biasanya ternak itu dikandangkan karna cukup persediaan makanan.
“Karna tidak ada lagi persediaan makanan terpaksa ternak kita lepas di padang biar cari makan sendiri karna kita selalu jaga kondisi hewan itu agar harga jualnya bagus,”katanya.

