Uskup Atambua Dominikus Saku Pr, Menang Dalam Tradisi Makan adat “Folemako”

Bagikan Artikel ini

Laporan Judith Lorenzo Taolin
Kefamenanu, NTTOnlinenow.com – Yang Mulia Uskup Atambua, Mgr.Dominikus Saku Pr, berhasil menghabiskan hidangan tradisional porsi jumbo dalam acara Folemako (makan data) bersama. Folemako merupakan tradisi turun temurun warga Noemuti Kabupaten Timor Tengah Utara yang digelar pada acara – acara tertentu seperti kenduri atau mensyukuri hasil panen.

Tradisi Folemako yang digelar di Paroki Neomuti Minggu (17/09), bukan diperlombakan.

Namun menghabiskan makanan adat yang disiapkan, sudah merupakan ketentuan khusus bagi tamu undangan yang istilahnya sudah “naik hala” atau sudah duduk didepan meja kayu berukuran panjang tempat makanan adat disajikan. Dan jika makanan yang disediakan tidak sanggup dihabiskan, wajib hukumnya dibawa pulang untuk dihabiskan lagi di rumah dengan keluarga atau teman yang diundang.

Menu Folemako ini, hanya terdiri dari sepiring nasi porsi jumbo putih dan sepiring daging yang sudah diolah tanpa menggunakan bumbu masak berlebihan. Oleh sebagian besar tamu undangan rata – rata tidak ada yang sanggup menghabiskan.

Tak disangka Yang Mulia Uskup Dominikus Saku mampu menghabiskan makanan yang dinilai seluruh undangan berporsi jumbo. Pengamatan media ini, Yang Mulia Uskup Dominikus yang menempati posisi pertama pada bangku kayu panjang dengan tenang menikmati sajian adat ala Noemuti.

Sejumlah panitia inti acara Peresmian Pastoran Paroki Hati Kudus Yesus Noemuti, memberikan apresiasi kepada Uskup Dominikus saat menyaksikan keberhasilan Uskup dalam menghabiskan menu makanan adat berporsi jumbo.

Uskup Dominikus sendiri dalam candanya berkata, melalui tradisi makan adat bersama melambangkan kebersamaan umat dalam mensyukuri karunia Tuhan Sang pencipta lewat hasil panen yang berlimpah. “Makan adat bersama yang digelar panitia setidaknya mengajarkan kepada kita bagaimana untuk secara bersama – sama mensyukuri anugerah Tuhan yang diberi melalui hasil panen berlimpah”, demikian ungkapan lepas Uskup Dominikus.

Selain umat paroki Noemuti, Ketua Panitia Peresmian Pastoran Paroki HKY Noemuti, Fransiskus Taimenas menjelaskan peserta Folemako lain selain umat Paroki Noemuti merupakan tamu lintas kabupaten, yakni Kupang, Timor Tengah Selatan, Belu dan Malaka yang keseluruhannya berjumlah belasan ribu jiwa.

“Jumlah tenda Folemako yang dibangun di sekitar halaman Pastoran Gereja Hati Kudus Yesus Noemuti sebanyak 35 buah. Paroki Noemuti sendiri terdiri dari 35 lingkungan, 244 KUB, 3418 KK, 13.752 jiwa. Semuanya mengikuti Misa Perayaan Peresmian dan Pemberkatan Pastoran Paroki HKY, Noemuti. Selain itu turut terlibat dalam acara Folemako, tamu undangan lintas kabupaten yang adalah keluarga umat Pastoran Noemuti asal kabupaten Kupang, TTS, Belu dan Malaka”, ungkap Fransiskus Taimenas.